Pemekaran Kikim Area Jangan Dijadikan Jajanan Politik

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id, Lahat- Syarial Oesman dan Mawardi Yahya calon gubernur Provinsi Sumatera Selatan mengadakan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan presidium (CDOB KKA) Calon Daerah Otonomi Baru Kabupeten Kikim Area, bertempat di gedung oleh raga desa Bungamas Kikim Timur pada hari rabu 17 Juli 2024.

 

Silaturahmi tersebut juga dihadiri wakil para pemuda Kikim Area yang ingin menyaksikan pidato calon gubernur tersebut yang katanya mendukung pemekaran CDOB KKA sehingga mengadakan acara silaturahmi.

Elektabilitas Mawardi Anita Meroket, Perusak Baleho MATAHATI Bakal Berurusan Dengan Pihak Berwajib 

Dalam acara tersebut perwakilan pemuda yaitu Hendro Juniarto dkk menanyakan keseriusan calon gubernur prihal pemekaran Kikim Area. Beliau tidak ingin isu CDOB KKA ini hanya dijadikan untuk alat kampanye 5 tahunan setiap pilkada.

 

“Kikim Area tidak kekurangan dari sisi SDA Maupaun SDM akan tetapi mimpi Kikim Area untuk menjadi kabupaten seolah hanya menjadi permainan saja terbukti dari isue DOB Kikim Area ini muncul ketika sudah mau mendekati perhelatan pesta demokrasi saja.Maka dari itu kami pemuda menduga seolah isue Kikim area ini hanya menjadi jajanan politik. Menurut kami selaku pemuda asli Kikim area masalahnya adalah bagaimana mencabut moratorium DOB. Jika adanya keseriusan dari seluruh elemen manapun kami pemuda Kikim area siap menanda tangani kesepakat ketika ada calon kepala daerah Provinsi maupun Kabupaten jika mereka bisa menjanjikan untuk ikut memperjuangkan mimpi Kikim area kedepan dan pemuda Kikim area akan satu suara serta berada di barisan terdepan”. Ungkapnya.

Baca Juga :  Sekelumit Kisah Serta Kendala Mewujudkan Mimpi RSUD Tanjung Tebat Menjadi RS Modern

Sempat Drop, Mawardi Yahya Dinyatakan Sehat Senyum Hangat Untuk Warga Sumsel

“Moratorium yang di sahkan pada 2014 dan sekarang sudah 2024 dari berbagai aspek pertimbangan ketika pemerintah adanya keseriusan sudah semestinya di cabut tapi hal ini sekali lagi bisa terwujud jika Seluruh elemen masyarakat bersatu dan pemerintah mendukung.” Pungkasnya

Baca Juga :  Ini Kata Kapolres Lahat, Terkait Isu Persetubuhan Diduga Dilakukan Oknum Anggotanya

 

Kemudian sebagai calon gubernur Sumsel 2024-2030 Mawardi Yahya menanggapi:

 

“Bahwa mencabut Moratorium adalah hak dari presiden sebagai pemerintah pusat. Saya sebagai calom gubernur tidak bisa mencabut itu akan tetapi akan kita upayakan pemerkaran Kikim Area ini terwujud jika nanti diberikan kesempatan menjadi Gubernur. Presiden yang akan dilantik nanti juga punya kedekatan dengan kita secara langsung dan mungkin jika kita meminta dibuka moratorium itu akan dibukakan oleh presiden. Dalam barisan kami juga ada bapak H.Syahrial Oesman dimana beliau ini adalah ketua FORKORDA percepatan pembangunan DOB Sumatera Selatan.” terangnya.

Penulis : Darmawan

Editor : Idealis.co.id

Sumber Berita : PT Media Karya Sriwijaya

Berita Terkait

Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Gel. II T.A 2025 Selesai, Perubahan Warga Sipil Biasa Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Sersan Dua
Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah
Jelang Hari Raya Idul Fitri, SMPN 1 Unggul Lahat Selatan Tabur Kebahagiaan Beri Kupon ke Masyarakat
Tebar Kebahagiaan, Pelajar SMPN 6 Lahat Buat Parsel Sedekah Ramadhan
SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq
KPL PT BL Hanya Pajangan Limbah Baru Bara Cemari Sungai Bunut, Sungai Temiang Dan Sungai Lematang
Cari Dalang Dibalik Korupsi Peta Desa, Kejari Lahat Geledah DPMDes Lahat
Mantan Kadis BPMDES DK Dan Kabid ADM FJ Telah Diperiksa, Kajari Kebut Penetapan Tersangka Kegiatan Fiktif Peta Desa Lahat
“Jangan pernah meragukan bahwa sekelompok kecil warga negara yang penuh perhatian dan berkomitmen dapat mengubah dunia. Memang, itu adalah satu-satunya hal yang pernah ada.” Margaret Mead.

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:56 WIB

Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Gel. II T.A 2025 Selesai, Perubahan Warga Sipil Biasa Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Sersan Dua

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:49 WIB

Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah

Kamis, 20 Maret 2025 - 13:13 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, SMPN 1 Unggul Lahat Selatan Tabur Kebahagiaan Beri Kupon ke Masyarakat

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:31 WIB

Tebar Kebahagiaan, Pelajar SMPN 6 Lahat Buat Parsel Sedekah Ramadhan

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:35 WIB

SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq

Kamis, 27 Februari 2025 - 18:26 WIB

Cari Dalang Dibalik Korupsi Peta Desa, Kejari Lahat Geledah DPMDes Lahat

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:33 WIB

Mantan Kadis BPMDES DK Dan Kabid ADM FJ Telah Diperiksa, Kajari Kebut Penetapan Tersangka Kegiatan Fiktif Peta Desa Lahat

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:51 WIB

Jagabaya Kejaksaan Negeri Lahat Kenalkan Megalitikum Sebagai Identitas Bangsa Pada Generasi Penerus 

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah

Selasa, 25 Mar 2025 - 12:49 WIB

Agama

SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq

Selasa, 11 Mar 2025 - 14:35 WIB