Bawa Loader Cafe Remang Di Lahat Dibakar Dan Dirobohkan, Wakil Bupati Lahat Warning Pemilik Cafe Remang Wilayah Kikim Area

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Sudah belasan tahun beroperasi di pinggiran aliran Sungai Lematang, Cafe remang-remang yang sudah meresahkan warga Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat akhirnya dibongkar paksa warga.

 

Pantauan di lapangan, sembilan cafe yang berada persis di Jembatan Benteng (Salah satu jembatan kebanggan warga Lahat) digeruduk puluhan warga yang terdiri dari, tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun tokoh adat.

 

Beberapa cafe yang diduga dijadikan tempat maksiat, tempat menenggak minuman beralkohol serta beredarnya narkoba tak luput dari amukan masyarakat hingga terjadinya pembakaran dan perusakan secara sepontan.

 

Informasi menyebut, aksi spontanitas tersebut berawal dari ajakan masyarakat melalui pengeras suara (Toa) Masjid Desa Tanjung Payang, hingga akhirnya terjadilah kerumunan massa yang kemudian menuju ke lokasi cafe yang diduga kuat tempat kumpulnya pekerja seks penjamu lelaki hidung belang.

 

Untuk mencapai tujuannya, masyarakat yang geram tak tanggung-tanggung membawa alat berat jenis loader dan menghantam serta merobohkan langsung cafe remang baik yang berbentuk bangunan permanen maupun semi permanen.

 

Puncak emosi warga kali ini cukup beralasan, dua Minggu lalu sembilan pemilik cafe remang sudah dibawa ke Balai desa dan terjadilah perjanjian kesepakatan yang ditanda tangani untuk segera menghentikan aktivtas hiburan malam di lokasi dimaksud. Namun, isi kesepakatan tersebut dilanggar dari tenggat waktu yang sudah disepakati.

Baca Juga :  Dokter Internship Diharap Bisa Membantu Pelayanan Kesehatan

 

Pemkab Lahat bersama aparat penegak hukum unsur Polres Lahat, Kodim 0405/Lahat mendapat informasi pergerakan tersebut, langsung menuju ke lokasi. Kedatangan rombongan Pemkab Lahat bersama aparat penegak hukum dipimpin langsung Wakil Bupati Kabupaten Lahat Widia Ningsih.

 

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Lahat turut diturunkan Pemkab Lahat, guna memadamkan kobaran api dari bangunan bangunan yang dibakar warga.

 

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih didampingi Kasat Pol PP, Wakapolres Lahat, Kapolsek Kota, Danramil 405-12/Lahat serta unsur pemerintahan Kabupaten Lahat mendatangi pemilik cafe dan massa. Beberapa pemilik cafe mendapat teguran keras dari Wakil Bupati Lahat karena tidak memenuhi dan menyepakati perjanjian beberapa waktu lalu di Balai Desa Tanjung Payang.

 

“Tadi memang sempat ada yang akan melakukan perlawanan, mereka ini (pemilik cafe) sudah ada kesepakatan dengan pemerintah desa dan masyarakat desa setempat untuk segera dibongkar dan ini sudah mereka langgar sendiri, hingga terjadinya pembongkaran paksa murni dari masyarakat,”terang Widia Ningsih dibincangi di lokasi. Jumat,(24.10.2025).

Baca Juga :  Forkopimda Kabupaten Lahat Nuzul Qur'an Di Masjid Pemkab Lahat

 

Widia juga dihadapan pemilik Cafe menyampaikan keresahan masyarakat Desa Tanjung Payang khususnya, karena dari aktivitas cafe dimaksud sudah sangat menggangu dan menimbulkan gejolak.

 

“Dari kegiatan hiburan malam yang kalian lakukan, ini sangat menggangu warga setempat bahkan ada pemabuk yang meresahkan dan menggedor gedor rumah warga,”jelasnya.

 

Lebih jauh Widia Ningsih menyampaikan warning bagi pemilik cafe yang tak berizin di Kabupaten Lahat. Pemkab Lahat bakal segera merampungkan Perda terkait Penyelenggaraan, Ketentraman, Ketertiban Dan Perlindungan Masyarakat agar usaha cafe maupun hiburan tak berizin tak melenggang bebas di Bumi Seganti Setungguan.

 

“Untuk cafe remang tak berizin di wilayah Kecamatan Kikim area siap-siap saja warga juga sudah merasa resah dan kami sudah mendapat laporan. Pasti dari Pemkab Lahat akan menertibkan dan kami tidak akan pandang bulu,”bebernya.

 

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru