Jembatan Mengancam Nyawa, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2020 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Jembatan gantung sepanjang lebih kurang 250 meter yang dulunya penghubung Desa Banjar Negara dengan Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Lahat yang pada masanya juga menjadi akses sering dilalui warga Desa Banjar Negara, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat untuk menuju ke wilayah Pasar Baru kini mulai perlahan tak digunakan warga kembali.

Bukan tanpa alasan, kondisi jembatan yang kini sudah rusak dan alas jembatan yang mulai berlobang hampir 80 persen menjadi ketakutan sendiri bagi warga yang akan melintas. Bahkan, kalau tidak berhati hati bisa-bisa nyawa jadi taruhannya apabila terjatuh ke bawah belum lagi arus sungai lematang yang deras seakan mengancam setiap saat.

Amir Hamzah (35) warga setempat yang sempat dibincangi menjelaskan, pemerintah desa seperti tak ada tanggapan terkait kondisi jembatan. Bahkan, menurut lelaki berperawakan kurus ini situasi jembatan yang sudah rusak ini tanpa adanya keperdulian sudah hampir 3 tahun lamanya. Kamis, (20.08.2020).

Baca Juga :  Tumbuhkan Kesadaran Peduli Kebakaran Hutan Dan Lahan Manggala Agni Kampanye Ke Sekolah

“Jembatan ini merupakan akses yang sering kita gunakan bila ke pasar. Namun, sayangnya kini jembatan sepertinya dibiarkan begini begini saja tanpa ada keperdulian dari pemerintah,” Ungkapnya.

Lanjut dia, mewakili masyarakat Desa Banjar Negara dirinya berharap pemerintah desa dan pemerintah Kabupaten Lahat agar peka dengan kondisi jembatan yang dulunya menjadi jembatan kebanggaan warga Desa Banjar Negara.

“Seharusnya pemerintah lebih peka dan jangan seperti tak tau dan menutup mata dengan kondisi jembatan ini sekarang. Apakah harus ada korban dulu baru semua bertindak, saya menilai kalau pemerintah perduli masalah ini tidak akan dibiarkan berlarut-larut, “sesalnya.

Baca Juga :  Jalur Kereta Api Tak Berpalang Pintu Kembali Telan Korban, Selly Terpental Masuk Kebun Ubi Kayu

Senada, Marwanto (55) juga sangat berharap pemerintah desa dan pemerintah Kabupaten Lahat jangan tutup mata. Menurutnya, kalau bukan mengadu kepada pemangku jabatan di pemerintah kemana lagi dirinya harus mengadu.

“Sudah lama dibiarkan dan tidak ada tindakan dari pemerintah, mana wakil kami yang kini sudah duduk di kursi empuk di pemerintahan. Kalian duduk disana ada amanah dari kami rakyat, jangan pada saat ada maunya saja semua datang bak malaikat dari langit yang memberikan angin surga. Perhatikan kami disini, “geramnya. (DT)

Berita Terkait

Arogan Kades Lesung Batu Tak Patuhi Putusan Inkracht Eksekusi, PN Lahat Putuskan Aanmaning
Begini Pengakuan Tersangka Ebi Yang Sebabkan Satu Anggota Polres Lahat Gugur
Usia 156 Tahun, Kabupaten Lahat Masih Ulang Tahun Bersama Masalah
Kegiatan Fiktif Pembuatan Peta Desa Season II, Kejari Lahat Kembali Buru Tersangka Lain
SIAP-SIAP..!! TERSANGKA LAIN KASUS PETA DESA 2023 SEDANG DIULIK TIM KHUSUS KEJARI LAHAT
Perlawanan Tersangka DE Kandas, Praperadilan Peta Desa 2023 Dimenangkan Kajari Lahat
Kejaksaan Negeri Lahat Eksekusi Terpidana Anak di LPKA Palembang Persiapkan Anak Di Kehidupan Yang Lebih Baik
Laksanakan Amanat UU Narkotika, Rertorative Justice Kajari Lahat Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:40 WIB

Arogan Kades Lesung Batu Tak Patuhi Putusan Inkracht Eksekusi, PN Lahat Putuskan Aanmaning

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:47 WIB

Begini Pengakuan Tersangka Ebi Yang Sebabkan Satu Anggota Polres Lahat Gugur

Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:02 WIB

Usia 156 Tahun, Kabupaten Lahat Masih Ulang Tahun Bersama Masalah

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:54 WIB

Kegiatan Fiktif Pembuatan Peta Desa Season II, Kejari Lahat Kembali Buru Tersangka Lain

Sabtu, 10 Mei 2025 - 08:20 WIB

SIAP-SIAP..!! TERSANGKA LAIN KASUS PETA DESA 2023 SEDANG DIULIK TIM KHUSUS KEJARI LAHAT

Jumat, 9 Mei 2025 - 11:41 WIB

Kejaksaan Negeri Lahat Eksekusi Terpidana Anak di LPKA Palembang Persiapkan Anak Di Kehidupan Yang Lebih Baik

Jumat, 9 Mei 2025 - 09:26 WIB

Laksanakan Amanat UU Narkotika, Rertorative Justice Kajari Lahat Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Kamis, 8 Mei 2025 - 14:44 WIB

Kok Bisa..!! Objek Pokok Perkara Masuk Sidang Praperadilan, Terkait Penetapan Tersangka Peta Desa Fiktif Kajari Tegaskan Sudah Melalui SOP

Berita Terbaru