Bersisa Baju Di Badan, Korban Kebakaran Desa Simpur Berharap Bantuan Seragam Dan Alat Sekolah

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2020 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nidi Kades Simpur Menunjukan Puing Sisa Kebakaran

Nidi Kades Simpur Menunjukan Puing Sisa Kebakaran

https://youtu.be/CP8Tjt8d9wc
Isak Tangis Keluarga Korban Menyaksikan Rumah Korban Dilahap Api

LAHAT, Detiksriwijaya – Keluarga Dilba (54) tercatat sebagai warga dusun II, Talang Sumber Jaya, kecamatan Mulak Ulu, kabupaten Lahat tertunduk lesu melihat rumahnya rata dengan tanah. Pasalnya, kediaman lelaki paruh baya ini diamuk si jago merah (api) tadi malam, Minggu (17.02.2020) sekira pukul, 19.15 WIB saat dirinya bersama istri sedang menghadiri acara hajatan warga.

Keluarga yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini harus pasrah ketika semua harta bendanya habis dilahap api. Tak hanya itu, puluhan karung kopi hasil panen yang dikumpulkan sedikit demi sedikit ludes dimakan api.

Selain itu, kedua anak Dilba yakni Wahyuni Hidayah (10) yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) serta Wahyudi Hidayat (16) duduk dibangku SMA, tak mengikuti pendidikan seperti biasanya. Pasalnya, seluruh seragam sekolah serta peralatan sekolah habis tak bersisa menjadi abu.

Informasi terangkum, kejadian kebakaran bermula dari Dilba beserta istri dan anak bungsunya pergi ke rumah hajatan warga. Saat itu, anak tertua Dilba tinggal di rumah sendirian untuk menjaga rumah.

Selang beberapa jam kemudian, Wahyudi berangkat ke rumah sahabatnya di desa Pulau Pinang, saat rumah ditinggalkan dalam keadaan lampu minyak yang sedang menyala.

Belum diketahui secara jelas, apa yang menyebabkan rumah tersebut terbakar, namun berdasar keterangan pemilik rumah kemungkinan besar lampu minyak tersebut disenggol kucing hingga terbalik dan langsung melahap seisi rumahnya.

“Habis semua rumah saya dan seisinya, tinggal baju di badan yang kami pakai empat beranak. Kalau dugaan saya lampu minyak tersebut disenggol kucing yang ada di rumah kami,”sampainya.

Selanjutnya dituturkan Dilba, dirinya berharap kepada pemerintah maupun relawan agar bisa membantunya. Mengingat kebutuhan yang sangat mendesak yakni selain tempat tinggal juga kebutuhan seragam sekolah anak-anaknya agar dapat mengikuti pendidikan seperti biasanya.

“Berharap Pemkab Lahat agar kiranya bisa memperhatikan keadaan kami disini, kebutuhan mendesak selain tempat tinggal kami juga membutuhkan seragam sekolah serta alat tulis kedua anak kami,”ungkapnya.

Atas nama keluarga, Dilba mengucapkan terima kasih kepada warga terkhusus Kepala desa Simpu, kecamatan Gumai Ulu yang cepat tanggap terkait musibah yang minimpanya.

“Cepat tanggap pak Kades kami, pokoknyo pas kejadian aku lah sudah tak tau apa-apa lagi pak Kades yang sibuk ngubungi kesana-kesini. Alhamdulillah dengan hadirnya kades ke kediaman kami memberikan semangat tersendiri,”tuturnya.

Sementara Nidi Kades Simpur, dibincangi dikediaman korban, menjelaskan selaku pemerintah desa, dirinya sudah menghubungi beberap instansi pemerintah dan instansi kepolisian memberitahukan berita duka yang menimpa warganya.

“Camat Gumai Ulu, Polsek Pulau Pinang dan dinas sosial Pemkab Lahat terkait permasalahan yang sedang menimpa warga kami tepatnya di dusun II, Talang Sumber Jaya, desa Simpur, kecamatan Gumai Ulu, kabupaten Lahat, Alhamdulillah sudah direspon,”kata Nidi.

Dilanjutkan Nidi, respon positif diterimanya dari dinas sosial yang hari ini sudah terjadwal bakal meninjau lokasi musibah kebakaran. Lebih lanjut, Nidi mengharapkan kepada relawan-relawan kemanusian yang ada di kabupaten Lahat agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan amal untuk keluarga korban.

“Dinsos Lahat sudah dalam perjalanan kesini, semoga disusul relawan-relawan kemanusian lainnya yang ada di Lahat,”pungkasnya.

Baca Juga :  BURSAH KENALKAN OBJEK WISATA UNGGULAN LAHAT

Berita Terkait

Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Gel. II T.A 2025 Selesai, Perubahan Warga Sipil Biasa Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Sersan Dua
Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah
Jelang Hari Raya Idul Fitri, SMPN 1 Unggul Lahat Selatan Tabur Kebahagiaan Beri Kupon ke Masyarakat
Tebar Kebahagiaan, Pelajar SMPN 6 Lahat Buat Parsel Sedekah Ramadhan
SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq
KPL PT BL Hanya Pajangan Limbah Baru Bara Cemari Sungai Bunut, Sungai Temiang Dan Sungai Lematang
Cari Dalang Dibalik Korupsi Peta Desa, Kejari Lahat Geledah DPMDes Lahat
Mantan Kadis BPMDES DK Dan Kabid ADM FJ Telah Diperiksa, Kajari Kebut Penetapan Tersangka Kegiatan Fiktif Peta Desa Lahat

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:56 WIB

Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Gel. II T.A 2025 Selesai, Perubahan Warga Sipil Biasa Menjadi Prajurit TNI AD Berpangkat Sersan Dua

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:49 WIB

Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah

Kamis, 20 Maret 2025 - 13:13 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, SMPN 1 Unggul Lahat Selatan Tabur Kebahagiaan Beri Kupon ke Masyarakat

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:31 WIB

Tebar Kebahagiaan, Pelajar SMPN 6 Lahat Buat Parsel Sedekah Ramadhan

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:35 WIB

SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq

Kamis, 27 Februari 2025 - 18:26 WIB

Cari Dalang Dibalik Korupsi Peta Desa, Kejari Lahat Geledah DPMDes Lahat

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:33 WIB

Mantan Kadis BPMDES DK Dan Kabid ADM FJ Telah Diperiksa, Kajari Kebut Penetapan Tersangka Kegiatan Fiktif Peta Desa Lahat

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:51 WIB

Jagabaya Kejaksaan Negeri Lahat Kenalkan Megalitikum Sebagai Identitas Bangsa Pada Generasi Penerus 

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Setubuhi Anak Kandung, IR Dituntut 19 Tahun Dan Denda 1 Miliar Rupiah

Selasa, 25 Mar 2025 - 12:49 WIB

Agama

SD Negeri 10 Lahat Semakin Gencar Perkuat Imtaq dan Infaq

Selasa, 11 Mar 2025 - 14:35 WIB