Dua Begundal Diciduk Polisi Curi Tabung Gas

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2018 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Dua pemuda Bobi Prsetyo (22) dan Ariandi (25) Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat diharuskan berurusan dengan pihak kepolisian Polres Lahat. Pasalnya sekira pukul 23.00 wib, telah melakukan tindakan pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP.

Informasi terangkum, keduanya melakukan pencurian tabung gas dan alat alat kendaraan bermotor (mobil, red) sekira pukul 19.30 wib di gudang milik korban yang berada di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten. Dengan cara mengendap endap, kedua pelaku ini memasuki gudang milik korban, selanjutnya kedua pelaku memuat barang hasil curian berupa tabung gas dan alat kendraan bermotor (mobil, red) tersebut dimuat kemobil pic up Daihatsu Grand Max BG 9472 EC.

Baca Juga :  Suar Ditemukan Tak Bernyawa Di Dekat Sampah

Tak lama berselang, berdasar laporan korban atas nama Andriansyah (36) warga Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat dengan nomor laporan polisi Lp/B-     / I /2018 /Sumsel/Lahat/Sek.Merapi Barat tanggal 22 Januari 2018, jajaran Polsek Merapi Barat mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan saksi saksi.

Dari informasi yang didapat akhirnya, anggota Polri ini mengetahui identitas para pelaku, sekira pukul 21.00 wib, saat kedua pelaku akan membawa barang hasil curiannya yang sebelumnya disimpan di lokasi salah satu somil kayu milik warga setempat keduanya disergap tanpa perlawanan. Akibat kejadian tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp 7.000.000.

Baca Juga :  Sanderson : Aset Pemkab Lahat Bersumber Dari Uang Rakyat, Jangan Sampai Salah Guna

Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Sofiyan Ardeni membenarkan perihal penangkapan kedua pelaku. Dikatakan Sofiyan, kedua tersangka sudah diamankan di Polsek Merapi beserta barang bukti hasil tindak kejahatannya. “Pelaku sudah kita amankan, keduanya masih kita periksa guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (Ds01).

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru