Dinas Disorot, Maruli: Perhatian Bupati Jadi Energi Perbaikan

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id — Pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Lahat sejak awal proyek perikanan di Kabupaten Lahat justru membuka pertanyaan baru di tengah publik: jika pengawasan dilakukan bersama, mengapa persoalan tetap mencuat?

 

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Lahat, Maruli, menegaskan bahwa kehadiran kejaksaan melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, bukan jaminan bahwa dinamika di lapangan tidak akan terjadi.

 

“Pendampingan dari Kejari Lahat itu bentuk kehati-hatian pemerintah. Justru menunjukkan bahwa sejak awal kami ingin semua berjalan sesuai koridor hukum,” ujar Maruli, Sabtu (18/04/2026).

Baca Juga :  Pelaku Cabul Gadis Berketerbelakangan Mental Di Lahat Terancam 15 Tahun Penjara Modalnya Cuma 5 Ribu Rupiah

 

Ia menjelaskan, sorotan yang muncul saat ini tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kegagalan pengawasan total, melainkan bagian dari proses evaluasi yang sedang berjalan—terutama setelah adanya perhatian langsung dari Bursah Zarnubi.

 

Menurutnya, arahan Bupati menjadi momentum untuk membuka secara terang titik-titik lemah dalam pelaksanaan proyek, termasuk aspek pengawasan yang kini ramai diperbincangkan.

 

“Ini bukan soal ada atau tidaknya pengawasan, tapi bagaimana pengawasan itu terus diperbaiki. Arahan Bapak Bupati jelas, semua harus dievaluasi dan diperjelas,” katanya.

Baca Juga :  Tegas Menuntut Mati, Bijak Menghentikan Perkara: Wajah Humanis Kasi Pidum Kejari Lahat

 

Maruli juga menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri terhadap kritik. Justru, ia melihat tekanan publik sebagai bagian penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas.

 

Namun demikian, ia mengingatkan agar publik tidak menarik kesimpulan secara parsial tanpa melihat keseluruhan proses yang telah dilalui, termasuk keterlibatan lembaga hukum sejak tahap awal.

 

Di tengah polemik yang berkembang, satu hal yang kini menjadi sorotan bukan lagi sekadar ada atau tidaknya pengawasan, melainkan seberapa efektif pengawasan itu bekerja dalam mencegah persoalan di lapangan.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terbaru