Lahat, Idealis.co.id — Nama seorang pegawai Pemkab Lahat berinisial FIJI terseret dalam pemberitaan mengenai kebakaran lahan kebun di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sabtu (5/9/2026).
Dalam pemberitaan tersebut, Fiji disebut dan diduga melakukan pembakaran lahan secara sengaja hingga api disebut hampir memasuki kawasan pemukiman warga.
Namun, Fiji memberikan bantahan tegas. Ia menyatakan tidak pernah dengan sengaja membakar lahan sebagaimana tudingan yang beredar.
Fiji juga mempersoalkan tidak adanya kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menyampaikan klarifikasi sebelum pemberitaan yang menurutnya menyudutkan tersebut diterbitkan.
Saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026), Fiji membeberkan kronologi menurut versinya.
Ia mengatakan, ketika datang ke lokasi, api sudah dalam kondisi menyala. Di lokasi tersebut, kata dia, terdapat dua orang yang menyaksikan dirinya berusaha memadamkan api.
“Waktu itu saya ke lokasi kebakaran dimaksud, melihat dua orang sudah berada di lokasi. Mereka menyaksikan saya memadamkan api,” jelasnya.
Fiji menyebut dirinya berusaha melakukan pemadaman seorang diri. Akan tetapi, upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan api karena keterbatasan peralatan.
Ia kemudian mengambil langkah dengan mendatangi pos Damkar Kabupaten Lahat untuk melaporkan kejadian dan meminta bantuan petugas.
“Saya waktu itu ke pos Damkar dan melaporkan kejadian. Setelah surat perintah dari Damkar turun, saya memandu mobil Damkar ke lokasi,” ungkapnya.
Keberangkatannya dari lokasi tersebut, menurut Fiji, kemudian dipersepsikan seolah-olah dirinya melarikan diri dari lokasi kebakaran.
Narasi tersebut kembali dibantahnya.
“Saya waktu itu kembali ke lokasi bersama Damkar. Dua orang yang sejak awal melihat kejadian itu kemudian berlintasan di jalan dan meninggalkan lokasi,” katanya.
Ia bahkan menegaskan kedua orang tersebut tidak turut membantu proses pemadaman.
“Saya pastikan sejak awal dua orang tersebut tidak membantu saya memadamkan api, mereka hanya melihat,” tegas Fiji.
Fiji berharap persoalan tersebut diberitakan secara berimbang dan pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan diberikan ruang untuk menyampaikan hak jawab maupun klarifikasi.
Ia juga menegaskan kesiapannya memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum.
“Hari ini saya sudah diminta keterangan di Polres Lahat terkait kejadian dimaksud,” katanya.
Sementara mengenai siapa yang menjadi penyebab kebakaran serta ada atau tidaknya unsur kesengajaan, hal tersebut masih menjadi ranah aparat berwenang untuk menentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti.









