Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Idealis.co.id – Dinas Perikanan Kabupaten Lahat memperkuat pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) Kota Agung dan peningkatan kapasitas pembudidaya sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian sektor perikanan di Kabupaten Lahat.

 

Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Marully, mengatakan BBI Kota Agung memiliki peran penting dalam menghasilkan benih ikan patin berkualitas yang menjadi fondasi keberhasilan budidaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“BBI Kota Agung bukan hanya memproduksi benih ikan, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya harapan bagi para pembudidaya dalam meningkatkan produksi, pendapatan, dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

 

Menurut Marully, pihaknya saat ini tengah menyiapkan transformasi BBI Kota Agung melalui penguatan sarana dan prasarana budidaya serta penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD).

Baca Juga :  Warga Lubuk Tampang Sampaikan Uneg Uneg Ke Kapolres Lahat

 

Transformasi tersebut ditujukan agar BBI tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan, tetapi berkembang menjadi pusat inovasi, pengembangan teknologi budidaya, serta pelayanan yang lebih profesional, adaptif, dan mandiri.

 

Selain pembenahan di sektor pembenihan, Dinas Perikanan juga mengirim peserta mengikuti kegiatan pembelajaran budidaya perikanan di Belitang, Kabupaten OKU Timur, yang dikenal sebagai salah satu sentra budidaya ikan di Sumatera Selatan.

 

Marully meminta seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap pengalaman dan teknologi budidaya yang telah berhasil diterapkan di Belitang, kemudian mengimplementasikannya di Kabupaten Lahat.

 

Ia menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian para pembudidaya, yakni pengembangan pakan mandiri, penguatan kelembagaan kelompok atau koperasi, serta penerapan digitalisasi dalam pengelolaan usaha budidaya.

 

Baca Juga :  SMSI Lahat Dilantik, Harapan Besar Disematkan: Sinergi Jadi Kunci Masa Depan Daerah

Menurutnya, pakan masih menjadi komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya ikan. Karena itu, kemampuan memproduksi pakan secara mandiri dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi dan daya saing pembudidaya.

 

Di sisi lain, penguatan kelembagaan diyakini dapat meningkatkan posisi tawar pembudidaya dalam memperoleh bahan baku maupun memasarkan hasil panen. Sementara pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha dan memperluas akses pasar.

 

Marully berharap seluruh ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi diterapkan di lapangan dan dibagikan kepada pembudidaya lainnya.

 

“Dengan penguatan pembenihan, peningkatan kapasitas SDM, dan penerapan inovasi budidaya, kami optimistis sektor perikanan Kabupaten Lahat akan semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait

Overpass Batu Bara Dibangun di Lahat, Warga Menanti Manfaat Nyata
Masjid Delima Diresmikan, Ikhtiar Toni Tatung Hadirkan Rumah Ibadah dan Amal Jariyah bagi Umat
RKA PERUBAHAN LAHAT TERJERAT KELALAIAN: NOPRAN MARJANI DESAK TIM RKAD DICOPOT, OPD YANG BEKERJA JANGAN DIJADIKAN KORBAN!
KASUS PEMBUNUHAN IBU KANDUNG DI LAHAT: JPU Haikal Hafidh S.H., M.H., AJUKAN TUNTUTAN PIDANA MATI
Rompi, Surat Tugas, “Investigasi”, Lalu Apa? Ketua GNPK RI Sumsel Sentil LSM yang Datangi Proyek APBD Lahat
Obstruction of Justice Internet Desa Masuk Pengadilan, Kejari Muba Dalami Aset Pemda hingga Hibah Porprov
Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
"Ikan mengajarkan bahwa kehidupan selalu bergerak. Ia tumbuh dengan kesabaran, bertahan di tengah arus, dan berkembang karena lingkungan yang terjaga. Dari seekor benih kecil lahir harapan besar bagi keluarga, masyarakat, hingga ketahanan pangan daerah."

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Overpass Batu Bara Dibangun di Lahat, Warga Menanti Manfaat Nyata

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Masjid Delima Diresmikan, Ikhtiar Toni Tatung Hadirkan Rumah Ibadah dan Amal Jariyah bagi Umat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

RKA PERUBAHAN LAHAT TERJERAT KELALAIAN: NOPRAN MARJANI DESAK TIM RKAD DICOPOT, OPD YANG BEKERJA JANGAN DIJADIKAN KORBAN!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

KASUS PEMBUNUHAN IBU KANDUNG DI LAHAT: JPU Haikal Hafidh S.H., M.H., AJUKAN TUNTUTAN PIDANA MATI

Jumat, 11 September 2026 - 09:43 WIB

Obstruction of Justice Internet Desa Masuk Pengadilan, Kejari Muba Dalami Aset Pemda hingga Hibah Porprov

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Berita Terbaru

Foto : Gubernur Sumsel Herman Deru Dibincangi Awak Media

Breaking news

Overpass Batu Bara Dibangun di Lahat, Warga Menanti Manfaat Nyata

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:08 WIB