Pelukis Jalanan Lahat Tekuni Hoby Hingga Akhir Hayat

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2018 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Jiwa seorang pelukis tak bisa dimiliki setiap manusia yang ada. Seorang pelukis sendiri bisa menciptakan karya seni yang indah tentunya tak musti belajar disekolahan tinggi maupun tempat les yang bagus maupun mahal. Berangkat dari hobi dan kemauan yang keras, Doni (35) warga Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat membuktikan bahwa menjadi seorang pelukis tak musti duduk di tempat les ternama bakat lukisnya didapatnya sendiri secara otodidak. 

 

Suka dukapun dirinya lalui di Ibu Kota, selama tujuh tahun menjadi pelukis jalanan di Jakarta, sempat ke Denpasar Bali, bahkan ke Negara tetangga seperti Malaysia. Mungkin karena hobi yang sudah mengakar sampai akhirnya dirinya memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat. 

Baca Juga :  Bakal Hadir Kapal Pinisi Di Pulau Pelancu

 

“Ya begitulah, hari hari harus dijalani. Dan jangan dijadikan beban yang namanya hobi tentunya akan kita geluti sampai akhir hayat,” ungkap Doni saat dibincangi di sela sela aktifitasnya melukis di pelataran ruko  di Kelurahan Pasar Baru. Selasa (27/02/2018).

 

Dikatakan Doni dirinya tidak bakal hengkang dari frofesi namun dirinya tidak menampik untuk bisa memiliki usaha lainnya. Dikatakan dirinya frofesinya ini tidaklah muda untuk dimiliki semua orang.

 

“Paling nantinya saya bakal hijrah ketempat lain, kalau untuk hengkang rasanya tidak,” ujarnya.

 

Dulu diceritakan Doni pernah ada pengajaran ke beberapa anak anak yang mencoba dirinya didik bagaimana menjadi seorang pelukis. Namun karena tak adanya kemauan yang kuat dari anak yang dididiknya akhirnya sistem belajar les lukis dirinya hentikan.

Baca Juga :  PASANGAN CAHAYA DILANTIK DIMINTA GUBERNUR TETAP PEGANG AMANAH

 

“Dulu Pernah ada yang less frivat, namun terhenti, karena aktivitas ini memang harus ada kemauan yang kuat,” kenangnya.

 

Untuk harga lukisan yang dirinya patok harganya cukup bervarisi mulai dari 200 ribuan sampai Jutaan rupiah. “Harga lukis saya berkisar dari ratusan sampe jutaan rupiah,” jelasnya. 

 

Lebih lanjut dikatakan Doni, dirinya berharap hobi dan bakat yang dirinya miliki bisa sedikit lebih diperhatikan Pemerintahan setempat. 

“Bakat ini bisa ditempatkan dimana saja, sejauh ini memang saya belum ajukan proposal ke pemerintah, semoga kedepannya ada solusi yang bagus buat hobi saya,” pungkasnya. Ds01

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru