Kapolsek Himbau Warga Jangan Terpancing Hoaks

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Kikim Tengah, Polres Lahat dalam keadaan aman dan terkendali. Hal ini diungkapkan langsung Kapolsek Kikim Tengah AKP BL. Telaumbanua. Dikatakan Kapolsek, situasi wilayah hukumnya  pasca pemungutan suara pada pilkada bulan Juni 2018, khususnya di Kecamatan Kikim Tengah tetap terpantau seperti biasanya. Selasa (03/07/2018).

 

“Pasca pemilihan suara ,untuk di wilayah Kikim Tengah khususnya Kamtibmas tetap terjaga, anggota masih terus aktif untuk sosialisasi masalah Kamtibmas maupun Karhutlah,”sampainya. 

 

Terkait isu yang beredar di medsos yang menyebutkan Kabupaten Lahat rawan dan mencekam pasca Pilkada, Kapolsek mengungkapkan kalimat kalimat tersebut dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Baca Juga :  Amankan Lelaki Yang Diduga Mencuri Bastoni Digiring Ke Kantor Polisi

 

“Gak benar kalau mengatakan Kabupaten Lahat itu mencekam, khususnya untuk Kecamatan Kikim Tengah warga juga beraktifitas seperti biasa,” ungkap Kapolsek.

 

Lebih lanjut dikatakan Telaumbanua, kalau isu tersebut memang benar tentunya sudah ada laporan yang masuk ke pihaknya namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dalam bentuk apapun terkait isu tersebut.

 

“Sampai sekarang belum ada kejadian dan isu itu hoaks dan gak benar, kalaupun ada penculikan atau sebagainya sudah kita ingatkan ke warga agar segera lapor. Sebelumnya sudah kita ingatkan ke tim sukses Paslon agar tidak anarkis dan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum,”tegasnya.

Baca Juga :  Sembunyikan Sabu Milik Suami, Ibu Muda Diciduk Satres Narkoba Polres Muara Enim

 

Kapolsek juga menghimbau agar warga jangan terpancing dan bisa menahan diri, informasi yang diterima hendaknya tetap dicari dulu kebenarannya. “Saya mengajak kepada warga Kecamatan Kikim Tengah khususnya agar jangan mudah terprovokasi terkait isu isu yang beredar sebelum mengecek dan mengetahui kebenarannya,”pungkasnya.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru