Tertabrak Kereta Tiga Penumpang Bus Dilarikan Ke RS

- Jurnalis

Rabu, 11 Juli 2018 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Perlintasan rel kereta api tak berpintu tepatnya di Sekip Sidomulyo, Kota Lahar kembali memakan korban. Kali ini Lokomotif milik PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI, red) menabrak bus angkutan penumpang merek Marlin Nopol BG 7310 AU dengan membawa penumpang sejumlah 27 orang. Rabu (11/07/2018).

 

Herman (45) sopir bus saat diminta keterangan di tempat kejadian menuturkan, kejadian laka ini begitu cepat terjadi hingga dirinya tak menyadari bahwa baru saja mengalami  lakalantas, yang juga hampir merenggut nyawanya beserta penumpang yang ia bawa.

 

“Lah lewat aku tadi dak kejingok’an cepat nian kejadiannyo, lah tau pas ado benturan dan mobil terpental kepinggir rel,” ungkap Herman yang diketahui sebagai warga Desa Gunung Merakso Baru, Pendopo Lintang ini.

Baca Juga :  Cik Ujang Minta Pihak Terkait Dukung Lahat Menjadi Kabupaten Layak Anak

Dari kejadian ini tiga penumpang masing masing bernama Yayah rohayati warga desa Sp 3 Palambaja Suka Makmur, Kabupaten Lahat beserta suaminya Hapit sunandar serta Japardi warga Batu Sewar, Pendopo dilarikan petugas kepolisian dibantu warga ke rumah sakit umum setempat sesaat seusai laka terjadi.

 

Kasat lantas Polres Lahat AKP Dani Prasetya SIK saat dibincangi di TKP menerangkan kejadian ini. Lebih lanjut dikatakan Dani, pihaknya datang ke TKP guna membantu mengevakuasi korban dari kecelakan ini.

Baca Juga :  Terkonfirmasi, Hasil SWAB Test Tiga Warga Kabupaten Lahat Kembali Positif Covid 19

 

“Tiga warga yang mengalami luka luka tiga orang ini sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk proses hukumnya kita bakal bekerja sama dengan pihak PT. KAI,”sampainya.

 

Lebih lanjut Perwira murah senyum ini menghimbau, agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi pengguna jalan lainnya supaya bisa lebih berhati hati lagi dalam berkendara, apalagi kalau akan melintas di rel yang tak bepintu.

 

“Tetap patuhi aturan lalu lintas, dan rambu rambu yang ada agar kejadian ini tak terulang kembali, keselamatan nomor satu,” pungkasnya. Ds01.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru