TERKAIT AKSI DI PT. BAU KAPOLRES HIMBAU JAGA KONDUSIFITAS KAMTIBMAS

- Jurnalis

Kamis, 6 September 2018 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Terkait ratusan massa yang berasal dari Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat serta Desa Lebak Budi mengatasnamakan Forum Komunikasi 3 Desa (FK3D, red) mengadakan aksi damai di ataran tanah adat Himbe Kemulau tepatnya di mulut tambang PT. Bara Alam Utama (PT. BAU, red) Kapolres himbau masyarakat yang melakukan aksi agar bisa tetap menjaga Kamtibmas. Kamis, (06/09).
Pada aksinya massa FK3D memasang tali pembatas di jalan keluar masuk mulut tambang, dengan tujuan menghentikan aktivitas tambang PT. BAU. Aksi ini dilakukan sebagai buntut panjang dari ketidak jelasan ganti rugi lahan tanah adat yang sudah digusur PT.BAU. Menurut masyarakat sampai saat ini hanya masyarakat Desa Negeri Agung yang baru menerima uang kompensasi  lahan Himbe Kemulau sedangkan masyarakat Desa Ulak  Pandan dan Lebak Budi  belum menerima.
Bertempat di lahan bekas cluser PT. BAU telah dilakukan  upaya mediasi penyelesaian permasalahan lahan himbe Kemulau. Medaisi ini dihadiri unsur Trifika Kecamatan Merapi, Kasat Sabhara Polres Lahat AKP Herman Akiri S.H, KTT PT BAU Guntur Susilo dan manajemen PT. BAU, Ketua Tim pembebas lahan PT. BAU Once serta perwakilan Ketua korlap Wansyah dan seluruh peserta aksi.
Pada mediasi belum ditemukan titik temu, massa membubarkan diri dan memberikan kelonggaran selama lima hari agar pihak perusahaan bisa menyelesaikan konpensasi ganti rugi. Apabila dalam waktu yang telah ditentukan tidak ada kejelasan maka Massa mengancam bakal menutup aktifitas pertambangan.
“Saya menghimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, apabila masih ada permasalahan silahkan lakukan mediasi dengan perusahaan untuk mendapatkan solusi yang terbaik,” himbau Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK.
Lebih lanjut, dikatakan Robby silahkan sampaikan aspirasi tapi tetap dengan cara yang santun dan berkepala dingin jangan mendahulukan emosi. “Semua warga berhak menyampaikan aspirasi, namun harus sesuai dengan aturaan dan perundang undangan yang berlaku. Hindari ke tindak yang mengarah pelanggaran hukum, tetap jaga kondusifitas dan Kamtibmas yang ada,” pungkasnya.
Sementara itu  Kades Desa Ulak yang dihubungi melalui telpon selulernya belum bisa memberikan tanggapan apa apa.
Baca Juga :  Bejat, Bunga (15) Dirudapaksa Di Bawah Batang Kopi

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru