Brigpol Ciung : Biarkan Jadi Ibadah, Perkara Manusia Allah Yang Maha Tahu

- Jurnalis

Kamis, 20 September 2018 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

#Brigpol Ciung Wanara Depan#

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Di balik ditemukannya Rini Riani (11) siswi Sekolah Dasar Negeri 36 Lahat saat ditemukan tak lagi bernyawa lagi, Sabtu (15/09) akibat kehilangan napas karena  tenggelam di Kolam ritensi di seputaran lapangan exs MTQ Kota Lahat, masyarakat Lahat banyak tidak mengetahui siapa yang pertama kali menemukan jenazah di kolam dimaksud. Selain Anggota Polri, anggota TNI juga warga terlibat dalam pencarian siswi yang menginjak kelas lima SD ini.

 

Di beberapa media, baik cetak maupun online  menjelaskan bahwasanya memang benar saat ditemukan Rini sudah dalam keadaan meninggal, dan dibaawa ke rumah sakit. Namun, ada beberapa media yang menulis bahwa Rini dibawa ke RS DKT Lahat yang fakta sebenarnya korban dibawa ke RSUD Lahat.

Baca Juga :  Dinas Sosial Lahat Resmi Launching Kampung Upek (Kampek), Gerakan Perubahan untuk Mengangkat Martabat Ekonomi Keluarga

 

Bahkan tak sampai disitu, kendaraan yang digunakan untuk membawa jenazah pada saat itu ke RSUD Lahat bukan milik RSUD namun faktanya adalah kendaraan Ambulan miliK Polres Lahat. Dibalik itu semua yang pertama kali berhasil menemukan juga adalah anggota kepolisian Polres Lahat yang saat itu langsung dibantu warga untuk menepikan jenazah.

 

Dari hasil analisa crew www.Detiksriwijaya.com, adalah Brigpol Ciung Wanara berdinas di Polres Lahat satuan fungsi Dokes Polres Lahat, yang merupakan petugas kepolisian yang dari awal melakukan pencarian, baik menggunakan perahu karet maupun yang turut menyelam langsung untuk mencari korban. Bahkan saat membawa korban ke RSUD Lahat dirinya pulalah yang mengemudikan ambulan milik Polres Lahat.

Baca Juga :  Sertijab Perwira Di Lingkungan Polres Pagaralam

 

“Tidak perlu diketahui orang dan dipamerkan apa yang kita perbuat, perkara hubungan sesama mahluk Allah, biarlah Allah yang Maha Tahu apa yang telah kita perbuat. Biarkan jadi ibadah, saya kira saya hanya beruntung saja karena berada diposisi tersebut tidak usah dibesar besarkan,” ujar Ciung. Ds01.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru