Hanyut Dari Desa Tanjung Telang Dimas Terapung Tak Bernyawa Di Desa Lebak Budi

- Jurnalis

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Hilangnya Dimas (8) yang hanyut terseret arus sungai lematang anak pasangan suami istri Marli dan Anita warga Desa Tanjung Telang, akhirnya ditemukan sudah mengapung tak bernyawa sekitar pukul 17.00 WIB di aliran sungai lematang Desa Lebak Budi, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. Sabtu (27/10).

Dimas yang diketahui hilang pada Jum’at (26/10) sekira pukul 17.30 WIB kemarin, jasad bocah Sekolah Dasar (SD, red) ditemukan pihak kepolisian dibantu TNI, BPBD juga warga sudah terapung tak bernyawa lagi tepatnya di bawah jembatan cincin Kereta Api tepatnya di Desa Lebak Budi.

Baca Juga :  Wabup Lahat Sebut Talang Jawa Selatan Masyarakat Termiskin Di Lahat

Jasad bocah laki laki ini sudah dibawah ke rumah duka. Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Herli Setyawan SH. MH membenarkan perihal ditemukannya jasad bocah dimaksud.

Baca Juga :  Menyusul YN, Tersangka YR Mantan Inspektur Inspektorat Lahat Titipkan Uang Pengganti Kerugian Negara

“Ya sudah kita temukan, berkat pencarian bersama pihak kita dan warga. Jasad Dimas ditemukan di aliran sungai lematang Desa Lebak Budi, saat ditemukan jasad Dimas terapung dibawah jembatan rel kereta api,”terangnya.

Jasaf Dimas sendiri sudah dibawah ke rumah duka dan sudah diterima pihak keluarga korban. “Almarhum sendiri sudah kita antarkan ke rumah duka,”tandas Herli. DS01

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru