Longsor, Jalan Desa Genting Tertutup Material Tanah Bercampur Batu

- Jurnalis

Senin, 11 Februari 2019 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detikriwijaya – Curah hujan yang tinggi mengguyur Kabupaten Lahat, sebabkan longsor tepatnya di Dusun Genting Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti, Lahat.

Bencana tanah longsor ini tepatnya terjadi pada Hari Senin, (11/02/2019) sekira jam 13.30 Wib dan menyebabkan jalan lintas ke desa dimaksud tertutup material tanah bercampur batu dengan panjang lebih kurang 25 meter.

Pantauan pewarta lalu lintas mengalami kemacetan yang cukup panjang.
Sampai saat ini dr pihak Balai Besar Palembang telah menurunkan alat berat untuk membersihkan tanah yg menutupi jalan dibantu pihak kepolisian, TNI maupun warga setempat.

Baca Juga :  Masyarakat Lahat Semakin Sadar Gunakan "Si Pinky Bright Gas" LPG Non Subsidi

Beruntung dalam bencana alam ini tidak ada korban jiwa yang jatuh.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kasubag Humas Polres Lahat Iptu Sabar Tapi membenarkan adanya kejadian tersebut. Situasi di lokasi bencana sekarang personil Polres Lahat sudah diterjunkan untuk membantu melakuan penanggulangan dan menyingkirkan material penutup jalan.

Baca Juga :  Berikut Kronologis Keributan Dua Anggota Komisi IV DPRD Lahat

“Benar, lebih kurang sepanjang 25 meter jalan tertutup material tanah bercampur batu. Anggota kita sudah kita tempatkan di lokasi untuk membantu menyingkirkan material dan mengatur lalu lintas, ” Pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakan Sabar, agar warga tetap berhati hati mengingat daerah perbukitan di lokasi kejadian rawan longsor.
“Tetap waspada, apalagi intensitas hujan sekarang tinggi, bahaya longsor bisa terjadi kapan saja, ” Pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru