Korban Pilkades, Program Bedah Rumah Armansyah Terancam Batal

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2019 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah warga penerima program bedah rumah

Salah satu rumah warga penerima program bedah rumah

LAHAT, Detiksriwijaya – Program bedah rumah di Desa Gunung Megang, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat tidak berjalan sebagaimana seharusnya. Terdata 20 warga sasaran penerima program bedah rumah tahun anggaran 2019, dari 20 sasaran bedah rumah, 13 sudah terbangun, sementara 7 lainnya sedang akan dilakukan.

Untuk anggarannya diambil dari Dana Desa Desa Gunung Megang, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, dalam satu unit rumah bernilai kurang lebih  Rp 35 juta, dengan pembelian  berupa kayu, seng, papan dan batu bata.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media, selain belum terselesainya keseluruhan pembangunan, malah masalah yang kini muncul dan menimbulkan prahara di rumah tangga Armansyah (50), salah satu warga setempat yang menerima bantuan program dimaksud. Pasalnya, material yang sudah berada di kediamannya diangkut Ketua BPD dan beberapa warga lainnya berdasarkan intruksi dari Kades Gunung Megang priode tahun 2013-2019.

Baca Juga :  Jagabaya Kejaksaan Negeri Lahat Kenalkan Megalitikum Sebagai Identitas Bangsa Pada Generasi Penerus 

Sebagai catatan, Program bedah rumah merupakan program Kades Helfi Hazarul Akbar sewaktu masih menjabat priode tahun 2013-2019. Terlaksananya program ini melalui Musrenbangcam Jarai tahun 2018 yang realisasinya tahun 2019.

Armansyah yang dihubungi mengatakan, dirinya tak menyangka kalau kemenangan Pauzi Hidayat di Pilkades di Desa Gunung Megang Jarai tahun 2019, berdampak pada pengambilan material bangunan yang dipersiapkan untuk program bedah rumah yang ditempatinya. Jumat, (20.12.2019).

Sebelumnya dikatakan Armansyah, sebelum pengambilan material bangunan dikediamannya hari ini, mantan kades tersebut sudah menemuinya dan memang bermaksud untuk mengambil material bangunan, dengan alasan pada pemilihan kades 2019 di Desa Gunung Megang, Armansyah dan keluarga tidak mendukungnya dan memilihnya sebagai kades priode tahun 2019-2025.

“Sebelum hari ini, mantan kades sudah ke rumah dan menyampaikan untuk mengambil kembali material bangunan yang sebelumnya diberikan ke keluarga kami, sebagai penerima program bedah rumah. Dio ngomong seng, kayu dan batu aku ambek karno pas pemilihan kemaren kamu dak milih aku,” kata Armansyah menirukan si kades Helfi.

Baca Juga :  DIANGGAP KANGKANGI UU !! GRPK RI DESAK PEMKAB LAHAT CABUT IZIN LINGKUNGAN PT. DAS

Selanjutnya, Armansyah berharap kepada pihak terkait untuk dapat memperhatikan program bedah rumah yang dilaksanakan di desanya.

Kapolsek Jarai Iptu Hendrinadi yang menerima laporan adanya permasalahan yang terjadi di wilayah hukumnya, langsung memerintahkan kepada personilnya untuk segera menuju ke desa dimaksud guna segera melakukan penggalangan dan komunikasi agar situasi Kamtibmas tetap terjaga.

“Iya sebelumnya kita sudah monitor, anggota kita sudah menuju ke Desa Gunung Megang. Anggota sedang melakukan komunikasi dengan pihak pihak terkait, intinya kami dari Polsek Jarai, Polres Lahat berharap Kamtibmas yang ada tetap terjaga,” ujar Hendrinadi.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru