Longsor Tanjung Mulak, Satlantas Lahat Alihkan Kendaraan Ke Jalur Gumay

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2020 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Bencana tanah longsor tepatnya di desa Tanjung Mulak, Pulau pinang yang menutupi jalan lintas Kabupaten Lahat- Kota Pagaralam membuat kendaraan terpaksa tak bisa melintas. Satuan Lalu lintas Polres Lahat gerak cepat agar lalu lintas kembali normal dengan mengalihkan arus lalin ke Pagaralam melalui Kecamatan Gumay Ulu. Minggu, (05.01.2020).

Tepatnya, di simpang desa Muara Siban, Kota Lahat petugas tertib lalu lintas berjaga dan memblokade jalur utama ke Kota Pagaralam. Kendaraan roda dua dan roda empat diarahkan melalui jalur alternatif.

Baca Juga :  Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Kasat lantas Polres Lahat AKP Rio Artha Luwih SIK dibincangi, menjelasakan setelah mendengar adanya benacana alam tersebut pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara selanjutnya sebagian personilnya juga turut mengalihkan arus lalu lintas menuju jalur alternatif.

“Lebih kurang 300 meter jalan lintas utama dari Kota Lahat menuju kota Pagaralam tertimbun longsor. Anggota sudah ke TKP sebagian ada yang mengalihkan pengguna kendaraan bermotor melalui jalur alternatif Gumay Ulu,” terang Kasat.

Baca Juga :  M. Akbar Bantah Klarifikasi Kajari, Kajari : Diversi Adalah Untuk Kebaikan M.Akbar Dimasa Depan

Dilanjutkan Kasat, untuk kendaraan dalam tonase tinggi belum bisa melintas. Pasalnya jalur alternatif tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan dalam bobot yang besar.

“Jalur alternatif bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sebaiknya untuk kendaraan dalam tonase tinggi seperti fuso untuk tidak dahulu melakukan perjalanan ke kota Pagaralam,” himbaunya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru