Team Gabungan Belum Temukan Tanda-Tanda Keberadaan Korban Iqbal

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2020 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Team Gabungan Basarnas Pos Pagaralam, BPBD Lahat, Lahat Rafting dan Damkar Lahat dalam pencarian Iqbal korban hanyut terseret arus Sungai Lematang Kota Lahat belum diketemukan. Penyisiran dilakukan di tempat terakhir Iqbal dilihat sebelum tenggelam. Minggu, (09.02.2020).

Team yang menyisir lokasi diantara tumpukan material pohon tumbang dan lumpur yang terbawa air belum menemukan hasil. Pencarian yang sudah memakan waktu kurang lebih dua jam ini belum terlihat tanda tanda keberadaan korban.

Rega (25) anggota BPBD Lahat yang terlibat dalam pencarian, menjelaskan jarak penyisiran sudah mencapai pebih kurang 300 meter dari posisi korban terlihat terakhir kali oleh saksi. Disampaikannya, hingga kini belum terlihat tanda tanda keberadaan korban.

“Belum terlihat tanda tanda keberadaan korban, kita sudah melakukan penyisiran ke tempat tempat yang dicurigai kemungkinan korban berada,”katanya.

Sementara M. Rizal (23) anggota pos Basarnas Pagaralam dibincangi saat penyisiran, mengungkapkan untuk lokasi diduga korban terakhir terihat medan sendiri merupakan area aliran sungai yang dalam yang nantinya bakal dilakukan pencarian team selanjutnya.

“Kita sudah terbagi menjadi beberapa team, untuk yang sekarang merupakan team awal yang mudah dijangkau. Kita sudah melakukan pencarian ditumpukan material kayu dan lumpur yang dibawa air pada saat kejadian. Sekarang korban belum kita ketemukan,” pungkasnya.

Baca Juga :  OTK Ditemukan Tak Bernyawa Di Rel KA Desa Payo Diduga Korban Tabrakan

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru