Lebih Kurang 48 Jam Iqbal Tenggelam, Basarnas Pos Pagaralam Tetap Optimis

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2020 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Lebih kurang 48 jam tenggelam dialiran sungai Lematang Kota Lahat, Iqbal (11) pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota Lahat belum juga ditemukan tim gabungan Basarnas Pos Pagaralam, Lahat Rafting dan BPBD Lahat.

Pencarian di hari ketiga yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB sampai 18.00 WIB, belum ditemukan tanda tanda keberadaan korban. Penyisiran di tempat-tempat yang diduga korban tersangkut dilaksanakan dengan cukup maksimal, namun usaha belum juga membuahkan hasil. Senin, (10.02.2020).

Dipencarian hari ke tiga ini, tim gabungan yang sebelumnya hari kedua pencarian beranggota Basarnas pos Pagaralam, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Lahat, BPBD Lahat, Lahat Rafting, ACT, Dangau Adventure, Stepa Buana kini tersisa tiga tim gabungan yakni Basarnas pos Pagaralam, Lahat Rafting dan BPBD Lahat.

Diakhir pencarian, Kepala kantor pencarian dan pertolongan Palembang Hery Marantika SH. M.Si melalui Dan Pos Basarnas Pagaralam Alparis, menyampaikan pihaknya bakal terus melakukan upaya pencarian yang dijadwalkan besok pagi, kembali bakal dilaksanakan sesuai jadwal biasanya.

“Seperti biasa, pukul 07.00 WIB besok pagi kita sudah berada di titik kumpul awal yakni di kelurahan Kota Negara (TKP awal korban berada). Kita tetap optimis korban bakal ditemukan semoga secepatnya, mudah-mudahan tim bakal tetap ikut kembali semuanya,”tukasnya.

Baca Juga :  Diduga Sakit..!! Andri Ditemukan Terbujur Kaku Di Kamar Mandi

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru