Berikut Data 5 Warga Positif C-19 Lahat, Satu Merupakan Ahli Madya Akademi Kesehatan Dua Anak Dibawah Umur

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2020 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Penambahan warga Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat sebanyak lima orang yang dinyatakan positif C-19 berdasar Swab Test bersumber dari tracking yang dilakukan pada PDP 01 yang terkonfirmasi positif Covid 19.

Terkonfirmasinya ke lima warga Kecamatan Lahat ini positif covid 19 (hasil Swab Test), dituturkan Taufiq Juru bicara (Jubir) Gusgas Covid 19 Kabupaten Lahat hasilnya sendiri dikeluarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Timbulnya kasus positif ke lima orang tersebut merupakan hasil tracking kontak OTG (Orang Tanpa Gejala) dari kontak erat yang terkonfirmasi POSITIF COVID 19 (Kasus PDP 1). Sabtu, (09.05.2020).

Informasi terangkum menyebutkan, ke lima positif Covid 19 dari Lahat tersebut berinisial AUP (40) laki-laki, AA (9) perempuan, SN (4) perempuan, K (67) laki-laki serta F (43) perempuan semuanya merupakan warga Kecamatan Kota Lahat. Untuk F (43) ini sendiri bergelar Ahli Madya Akademi Kesehatan (AMD.AK).

Dalam tabel resmi yang diperoleh media ini, tidak dijelaskan tepatnya dimana alamat ke lima warga tersebut di Kabupaten Lahat. Namun, kelimanya dijelaskan sedang diisolasi di rumah sehat, sementara dari keterangan resmi Juru bicara (Jubir) Gusgas Covid 19 Lahat ke limanya merupakan warga Kecamatan Kota Lahat.

Baca Juga :  Manggala Agni Daops Lahat Lakukan Pembinaan MPA

Sementara, selaku pihak keluarga dari PDP 1 Jarai Dr. Elfahmi Lubis sangat menyesalkan, karena dibeberapa pemberitaan yang akhir-akhir ini muncul menurutnya pemberitaan yang ditulis berdasarkan opini bukan fakta yang nantinya akan menimbulkan dampak bagi pasien 01 dan keluarga.

“Kami telah mendapatkan hukuman sosial dari masyarakat JARAI akibat informasi yg tidak akurat bersileweran di medsos. Untuk itu kami meminta agar saudara dapat memberikan Informasi yang berimbang dan akurat terkait pasien 01. Anda harus tahu masyarakat awam ini miskin literasi dan edukasi, akibatnya dengan adanya pemberitaan soal pasien 01, keluaga besar menjadi dikucilkan secara sosial dan kondisi sangat tidak nyaman dan mengenakkan,” sampainya.

Lanjut Elfahmi, oleh sebab itu mulai sekarang dari pihak keluarga sedang mengumpulkan berbagai fakta dan bukti elektronik kepada pihak mana saja yang dianggap telah merugikan pihak keluarganya.

Baca Juga :  Diduga Gunakan Narkoba Oknum Kades Tanjung Tebat Lahat Diciduk Polisi

“Dampak dari pemberitaan ini sangat merugikan pasien 01 dan keluarga, karena diduga dapat “memprovokasi” masyarakat hal ini sudah kami alami sekeluarga besar di Jarai. Bahkan akibat pemberitaan yg menyudutkan ini, ada informasi penolakan dari perangkat desa dan masyarakat kepada pasien 01 untuk kembali ke rumah di Jarai, walaupun nanti sudah dinyatakan sembuh total oleh pihak RSUD Kabupaten Lahat,” ungkapnya.

Langkah tegas bakal diambil pihak keluarga jika kondisi yang merugikan pasien 01 dan keluarga besarnya terus terjadi sebagai akibat pemberitaan yang tidak akurat.

“Maka kami akan mempertimbangkan penyelesaian jalur hukum kepada pihak-pihak yang dianggap telah merugikan dan mencemarkan nama baik pasien 01 dan keluarga,”pungkasnya.

Sementara untuk rumah sehat dimaksud hingga kini belum diketahui secara jelas, apakah RSUD Lahat atau rumah isolasi RSUD Lahat yang disiapkan di terminal Batay Lahat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi Detiksriwijaya.com masih mencari informasi lanjut perihal ke lima positif C-19 tersebut.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru