Menunggu Bom Waktu Pandemi C-19 Di Kabupaten Lahat

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2020 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Masa Pandemi Covid 19 di Kabupaten Lahat seperti bom waktu yang setiap saat bisa meledak kapan saja. Kesadaran dan kepedulian dari warga Bumi Seganti Setungguan Lahat untuk memutus mata rantai penyebaran C-19 menjadi obat nomor satu agar wabah tak semakin merebak.

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menunggu beberapa hari lagi, anjuran dan himbauan pemerintah perihal pemutusan mata rantai covid seperti dianggap angin lalu. Bukan malah takut, nyatanya semakin hari warga semakin berkumpul bahkan tak menggunakan masker dan menganggap wabah ini adalah hal biasa dan tak perlu ditakuti.

Pemuda dan pemudi Negeri 1000 megalith kebanyakan masih angkuh dan sombong dengan gayanya, beranggapan nongkrong bersama teman sepermainan di lokasi ramai merupakan adalah hal yang wajib harus dilakukan yang katanya “Apalah Corona, yang penting kita happy bro. Mereka diam di rumah semuanya cemen dan gak gaul”

Mereka tidak menyadari, Kabupaten Lahat kini yang sudah terkomfirmasi positif sebanyak 7 orang. Mereka tidak menyadari yang kini ditakutkan adalah OTG (Orang Tanpa Gejala), seperti yang kita ketahui OTG sendiri sulit ditebak bila tidak melalui Rapid Test maupun SWAB Test.

Banyak juga dari warga yang menanyakan, siapa dan alamatnya dimana yang sudah positif C-19, sementara dirinya bertanya ia pula lah yang sibuk tak mengindahkan social distancing yang selalu digaungkan pemerintah.

Terus, peran serta orang tua yang mempunyai anak yang baru beranjak gede (ABG) dimana peranannya? Rasanya percuma bila ABG tersebut masih sibuk keluyuran bahkan bukan rahasia umum lagi, di bulan Ramadhan yang suci ini malah ABG tersebut bersama lawan jenisnya seperti layaknya pasangan suami istri bahkan ditempat terbuka sekalipun.

Kembali lagi, mau apa dan bagaimana Kabupaten Lahat kedepan adalah tergantung cara dan sikap warga Lahat sekalian. Meledak tidaknya Bom waktu yang bakal membuat Kabupaten Lahat mengikuti kabupaten tetangga yang sudah memerah tergantung dari warga Lahat sekalian. Beban ini, masalah ini adalah tanggung jawab kita semua bukan hanya Pemerintah Kabupaten Lahat, TNI maupun Polri (Tim Percepapatan Pemutusan Rantai Covid 19 Kabupaten Lahat Bid. Pencegahan).

Baca Juga :  Sekelumit Kisah Serta Kendala Mewujudkan Mimpi RSUD Tanjung Tebat Menjadi RS Modern

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru