Usai Liput Kegiatan Bupati Lahat, Wartawan Lahat Online Dikeroyok

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2020 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSD Pimpinan Lahatonline.com

Lahat, Detiksriwijaya – Kejadian kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini nasib naas menimpa korban Muhtarim wartawan yang bekerja di media Lahat Online.

Tahrim begitu dirinya akrab disapa, dirinya mengalami pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga dilakukan lima orang tak dikenal sekira pukul 22.45 WIB. Minggu, (04.10.2020).

Insiden tersebut terjadi ketika korban usai melaksanakan peliputan di lokasi kejadian kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

“Waktu itu aku baru selesai liputan di lokasi kejadian kebakaran, kebetulan ada Pak Bupati Lahat bersama jajarannya serta Forkopimda yang turut meninjau lokasi,”terang Tahrim.

Baca Juga :  Dusun III Tanjung Baru Merapi Barat Ladang Empuk Pencuri, Warga Geram Datangi Rumah Kades

Dikatakan Tahrim, kronologis insiden pengeroyokan tersebut terjadi saat dirinya beranjak mau pulang. Dituturkan Tahrim, dari belakang ada seseorang yang mengendarai sepeda motor mengikutinya dan secara tiba-tiba langsung menyetop dan memukulinya tanpa alasan yang jelas.

“Waktu di perjalanan, ada satu motor mengikuti dan langsung menyetop dan memukul. Seingat saya, pada saat itu bukan hanya satu yang memukuli saya lebih kurang seingat saya ada lima orang lebih kurang,”ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pantauan media ini Tahrim menderita luka lebam dibagian muka meliputi kening, hidung dan bibir serta mengeluhkan sakit dibagian pinggang.

Baca Juga :  Kapolsek Martapura Gerebek Arena Sabung Ayam, Warga Dibikin Kocar-Kacir

Sementara Pimred Lahat Online Bakrun Satia Darma SH dihubungi, mengatakan dirinya baru saja menerima kabar tak mengenakan tersebut.

Bakrun meminta agar salah satu wartawan binaannya tersebut agar dibantu dan segera dijauhkan dari lokasi kejadian, selanjutnya lelaki yang akrab disapa BSD ini mengarahkan korban agar segera melapor.

Saat berita ini diturunkan, korban sedang dalam upaya membuat laporan ke Polres Lahat terkait insiden yang baru saja dialaminya.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru