Grand Livina Warga Tebing Tinggi Numpang Berendam Di Underpass Lahat

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Jalur Underpass yang berada di Desa Manggul, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat kembali jebak kendaraan jenis minibus dengan plat nomor BE 2757 BP Grand Livina warna Silvervmilik Tohir (55) warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Bermula dari lelaki paruh baya ini mengendarai kendaraan dari arah Kabupaten Muara Enim dengan tujuan akan pulang ke kediamannya.

Warga Evakuasi Kendaraan

Namun naas, Tohir tidak mengetahui kalau Underpass yang sebelumnya dilalui ketika awal keberangkatan dari kediamannya dengan tujuan Kota Lampung sudah tergenang air.

“Dari Lampung mau pulang ke tebing tinggi, awalnya pas pergi dari tebing tinggi melintas lokasi ini masih kering dan tidak ada air,”ujar Tohir yang masih nampak Shock. Kamis, (22.10.2020).

Baca Juga :  Berniat Selamatkan Sahabat, Abdul Tenggelam Di Sungai Puntang

Dijelaskan Tohir, hujan rintik-rintik serta penerangan lampu jalan yang tak begitu memadai membuatnya tidak mengetahui ada bahaya didepan mata.

“Kecepatan 20 KM perjam bukannya ngebut kejadian sekira pukul 18.20 selesai Magrib, lampu disini cuma satu dan genangan air memang tidak terlihat karena bias cahaya lampu mobil tak bisa menembus cahaya lampu yang terpasang dipinggir lokasi ini.

Baca Juga :  PT. KUBN Tutup Akhir Tahun 2024 Tebar Kebaikan Dan Manfaat Untuk Masyarakat 

Mobil yang saya kendarai maju perlahan, saya sadar pas mobil gak bisa gerak tapi mesin masih hidup air perlahan masuk rupanya saya sudah ditengah,”ungkapnya.

Namun, dikatakan Tohir keberuntungan masih berpihak padanya. Pada saat mobil perlahan tenggelam akibat air semakin banyak masuk kaca di pintu utama sedari awal memang terbuka.

“Untung kaca masih kebuka semua, jadi saya bisa menyelamatkan diri dan dibantu warga sekitar.

Saya berharap pemerintah Kabupaten Lahat bisa menjadikan ini pelajaran agar segera bertindak dan merespon, jangan sampai ada korban selanjutnya,”pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru