Kawal pasokan LPG 3 Kg Di Lahat, Pertamina Kembali Salurkan 4.520 Tabung Serempak Di 18 Titik Pangkalan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel melakukan berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran tabung LPG 3 Kg Bersubsidi aman dan sesuai untuk peruntukannya, yaitu rumah tangga prasejahtera dan usaha mikro.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pertamina yaitu dengan melakukan penyaluran Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi secara bersamaan ke Pangkalan pada pagi hari yang berlangsung sejak Jumat (23/10).

Pagi ini, Sabtu (24/10) kembali dilakukan pendistribusian serentak di 18 titik di Pusat Kota Lahat. Pendistribusian bekerjasama dengan Hiswana Migas dan dikawal aparat Polres Lahat.

“Cara ini diharapkan dapat meminimalisir pembelian berulang yang dilakukan sejumlah pengecer nakal yang akan menjual kembali LPG 3 Kg Bersubsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)”, ujar Unit Manager Com. Rel & CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan.

Umar kemudian menambahkan bahwa dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak seperti Disperindag, aparatur daerah, hingga aparat Kepolisian untuk mengawasi penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi ini tepat sasaran, tepat harga/ sesuai dengan HET Kab. Lahat yaitu Rp15.650,- dan terpenuhinya hak-hak masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro untuk mendapatkan LPG Bersubsidi.

Baca Juga :  Team Attack City Polsekta Ringkus 4 Komplotan Curat Spesialis Rangka Baja Desa Tanjung Payang

Pertamina tidak dapat memberikan sanksi kepada pengecer, dikarenakan pengecer ini tidak berada dalam pengawasan Pertamina. Berbeda jika kecurangan dilakukan oleh pangkalan, seperti menjual di atas HET, menjual ke industri, atau menjual ke Pengecer dalam jumlah banyak.

“Melalui Agen, Pertamina akan memberikan sanksi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) bagi pangkalan nakal”, ujar Umar.

Upaya lain yang terus dilakukan Pertamina agar LPG 3 Kg Bersubsidi diterima oleh yang berhak (rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro) yaitu menekankan kembali kepada Agen terkait penyaluran di Pangkalan untuk mengawasi lebih ketat lagi apa yang terjadi di lapangan, menjalankan berbagai program migrasi LPG Subsidi ke Non Subsidi (Pinky Movement dan Tukar Tabung bagi ASN, TNI dan Polri), bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk mendata ulang kategori rumah tangga pra sejahtera dan memetakan kembali usaha mikro, menerapkan Kartu Pelanggan LPG Bersubsidi untuk menutupi kekurangan sistim distribusi terbuka yang rawan penyelewengan, hingga melakukan penyaluran secara serentak di tingkat Pangkalan.

Baca Juga :  Lematang Meluap Rendam Puluhan Rumah Di Pasar Bawah

Sementara itu, di luar rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro, Pertamina menghimbau agar masyarakat beralih menggunakan Bright Gas yang tersedia dalam kemasan Can 220 Gr, 5.5 Kg dan 12 Kg.

Tabung Bright Gas, menawarkan keamanan extra. Bright Gas hadir dengan teknologi double spindle valve, katup ganda dua kunci, dimana jika satu katup tidak berfungsi dengan baik, masih ada satu katup lain untuk memastikan keamanan Bright Gas saat Ibu memasak di dapur. “Tabung warna pink ini juga dilengkapi segel hologram untuk mengecek keaslian isi tabung”, tutup Umar.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru