Bukber, Sri Meliyana Dengarkan Keluhan Kuli Becak Yang Dipungut Retribusi

- Jurnalis

Jumat, 22 April 2022 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Mengobati rasa rindu serta menampung keluhan pekerja kuli panggul serta tukang becak, hari ini, Jumat, (22.04.2022) dikediamannya di Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kabupaten Lahat, Ir. Hj. Sri Meliyana anggota MPR RI Periode  2019-2024 Dapil Sumsel II, mengadakan kegiatan Buka bersama di Bulan Ramadhan.

Sebelum, berbuka puasa, tokoh politik yang dikenal enerjik dan selalu mau mendengar keluhan warga ini menanggapi keluhan tukang becak dan kuli panggul yang hadir.

Kuli becak memberanikan diri untuk berkeluh kesah, ditengah ekonomi yang serba menghimpit akibat Covid 19, para tukang becak mengeluhkan adanya pungutan kepada mang becak yang sering mangkal dan mencari penumpang di Pasar Tradisional Modern.

Baca Juga :  Demo RUU Omnibus Law Di Kota Layak Anak Libatkan Anak Di bawah Umur

Ada lagi pertanyaan yang membuat gelak tawa dan cukup menggelitik serta menambah meriah Bukber hari ini, secara spontan kuli panggul menanyakan apakah benar Ir Sri Meliyana bakal naik panggung pada pemilihan Bupati Lahat tahun 2024 nanti.

Dengan santai, bak gayung bersambut, saudari perempuan Bupati Lahat dua priode H. Aswari Riva’i tersebut menjawab apa yang ditanyakan buruh panggul tersebut belum bisa dirinya jawab, dikatakan Sri Meliyana dirinya masih konsen untuk menyaring aspirasi masyarakat guna menjadikan masyarakatnya sejahtera.

Baca Juga :  Sertijab Wakapolres, Dua Kasat Serta Dua Kapolsek Polres Lahat

Meski sudah dijawab demikian, warga dengan serentak mengatakan menginginkan Sri Meliyana untuk duduk dan memimpin Kabupaten Lahat pada tahun 2024 mendatang.

Kegiatan Bukber yang dilaksanakan dihadiri ratusan warga dari Kuli Panggul dan Kuli Becak di wilayah Kabupaten Lahat.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru