Kak Wari Melepas Rindu Dengan Warga Desa Senabing, Emak-Emak Sampaikan Keluhan

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Usai sholat Jum’at berjamaah di Masjid At-Taqwa Desa Senabing, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Saipudin Aswari Rivai sempatkan bersilaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Senabing. Jumat, (17.11.2023).

 

Terlihat tak banyak yang berubah sambutan masyarakat desa Senabing, masih sama seperti ketika saat lelaki yang akrab disapa Kak Wari ini, menjabat Bupati Lahat selama dua periode waktu lalu.

Baca Juga :  Giat Bersih-Bersih Desa, Antusias Warga Sambut Pemimpin Baru Desa Bakaran Batu

Kedatangan, Kak wari juga disambut antusias kaum emak-emak. Masih seperti tempo dulu, Kak Wari mendengarkan harapan masyarakat khususnya emak-emak yang kebanyakan berstatus sebagai buruh kebun.

Kehadiran Kak Wari, juga dimanfaatkan kaum emak-emak untuk berswafoto. Sikap penyayang Kak Wari pada anak-anak juga masih sangat terlihat melekat pada pribadinya, Anak-anak kecil generasi penerus Desa Senabing dengan lugunya turut meminta untuk berfoto.

Baca Juga :  TERNYATA..!! INI SALAH SATU PENYEBAB WILAYAH TJS JADI LANGGANAN BANJIR

 

Tak sungkan, emak-emak ini meminta ke Kak Wari untuk terus dapat memperhatikan sektor pertanian dan perkebunan. Emak-emak mengeluhkan hasil panen karet yang semakin berkurang.

“Semenjak dibukanya pertambangan batu bara di desa, berdampak sekali ke hasil sadapan karet kebun kami, getahnya pun sangat sedikit. Dari pemerintah saat ini belum ada langkah terkait permasalahan yang kami hadapi,”cerita Suli (40) warga setempat.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru