Dikritisi Soal Kebijakan, PJ Bupati Lahat Lounching 5 Unit Bedah Rumah Untuk Warga

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Kebijakan kebijakan Pj Bupati Lahat M. Farid beberapa kali disorot bahkan ada sebagian pihak yang mengkritisi dengan keras, tak mengendorkan semangat M. Farid untuk memberikan kinerja terbaik untuk Kabupaten Lahat.

 

Muhammad Farid,S.STP,M.Si melaunching Bedah Rumah, Bantuan Sanitasi dan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Anak Stunting melalui zoom serentak di 17 Kabupaten dan Kota se – Sumatera Selatan. Acara lounching ini digelar di Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Lahat.

 

Muhammad Farid, mengatakan berdasarkan hasil survei dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan di dapat data rumah tidak layak huni sebanyak 6.971 unit dan data dari Dinas Kesehatan Balita Stunting di Kabupaten Lahat berjumlah 373 anak.

Baca Juga :  RATUSAN SISWA MINTA KEPSEK LENGSER DARI JABATANNYA

 

Dijelaskannya, rumah layak huni terdiri dari beberapa faktor antara lain struktur bangunan yang kokoh, kecukupan luas bangunan serta akses sanitasi dan akses air minum yang bersih.

 

“Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman telah melakukan program bedah rumah dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023 sebanyak 1455 unit yang bersumber dari dana APBD, APBN dan CSR,” ujarnya, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga :  PC NU DAN MARGA TIONGHOA GANDENG PENGADILAN NEGERI LAHAT SALURKAN RATUSAN SAK BERAS

 

Sebagai wujud komitmen bersama antar semua pihak, lanjut Muhammad Farid, maka Pemkab Lahat akan melakukan launching bedah rumah bantuan dari CSR PT. Mustika Indah Permai (MIP) sebanyak 5 unit di Kecamatan Merapi Area yakni Desa Merapi, Telatang, Muara Maung, Desa Kebur dan Gunung Kembang.

 

“Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan juga berfungsi meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan,” tutupnya.Sementara, nampak hadir pada acara lounching ini Forkopimda, Asisten, Kepala Badan, Kepala Dinas, Camat, Kades dan para undangan lainnya.

Penulis : Darmawan

Editor : Idealis.co.id

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru