Ratusan Warga Banjarsari Unjuk Rasa PT BGG Tuntut Lahan Ayik Kutean Yang Dieksplorasi Sepihak

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2024 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Sengketa Lahan antara masyarakat warga Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat memuncak, ratusan warga melakukan unjuk rasa di lokasi tambang batu bara PT BGG (Bumi Gema Gempita) menuntut penyelesaian sengketa lahan yang hingga kini tak kunjung usai.

Kades Banjarsari Aldi menyebut, aksi yang kesekian kali berlangsung ini, warga tetap menuntut alih fungsi lahan perkebunan yang menjadi lahan tambang batu bara yang hingga kini warga menyebut terlalu banyak intrik yang dikangkangi mafia tanah yang kemudian telah merugikan warga atas hak tanahnya kini terampas.

Baca Juga :  Koramil 405/11 Tanjung Sakti Penghormatan Terakhir Mualim (Alm) Veteran Kemerdekaan

“Masih seperti aksi terdahulu, warga masih protes dan pertanyakan lahan perkebunan yang kini dieksplorasi pihak PT BGG diduga syarat kepentingan mafia tanah,”ujarnya Kamis, (04.04.2024).

Dijelaskan Aldi, objek yang menjadi sengketa adalah lahan yang berada di wilayah dataran Ayik Kutean ini secara keseluruhan diklaim adalah milik warga Desa Banjarsari, terlebih lagi wilayah ini juga adalah milik Desa Banjarsari.

“Aksi ini juga kami lakukan untuk bahan pertimbangan melaporkan ke Presiden RI dan Kementerian agar lebih serius menanggapi permasalahan ini.” Tukas Aldi kepada wartawan.

Baca Juga :  Program Ketahanan Pangan, Desa Tanjung Baru Budidaya Ikan Tawar Jamin Keamanan Pangan Masyarakat 

Terpisah, Hariansyah pemilik lahan di wilayah dataran ayik kutean juga menegaskan agar permasalahan lahan tersebut segera diselesaikan.

“Lahan kami sudah tidak bisa lagi digarap, jangankan mau menggarap akses menuju lahan kami sudah tidak bisa dilalui karena sudah ditambang oleh pihak PT.BGG notabene milik Widarto grup Sungai Budi. Yang menjadi persoalan serius karena pembebasan lahan yang diklaim perusahaan tidak melalui kami selaku pemilik lahan”sebutnya.

Penulis : Darmawan

Editor : idealis.co.id

Sumber Berita : PT MEDIA KARYA SRIWIJAYA

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru