Jagabaya Kejaksaan Negeri Lahat Kenalkan Megalitikum Sebagai Identitas Bangsa Pada Generasi Penerus 

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Dipimpin langsung Kajari Lahat Toto Roedianto S.Sos S.H, M.H didampingi Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Lahat, bertempat di Situs Megalitikum Tinggi Hari I Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat, Kejari Lahat melaksanakan kegiatan bertajuk Jaksa Jaga Cagar Budaya (Jagabaya).

 

Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Lahat bekerja sama dengan pihak terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, dan Dinas Perhubungan mengajak siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melihat langsung batu megalit peninggalan manusia pada zaman prasejarah atau zaman kuno yang telah berusia ribuan tahun.

 

Keberadaan megalit di Kabupaten Lahat tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menyimpan pesan tentang kehidupan masyarakat prasejarah yang harmonis dengan alam. Beberapa arca bahkan menggambarkan kehidupan sehari-hari, seperti berburu, bertani, serta berinteraksi sosial yang menunjukkan tingginya nilai seni dan budaya pada masa itu.

Baca Juga :  Tertabrak Kereta Tiga Penumpang Bus Dilarikan Ke RS

 

Kabupaten Lahat menjadi tempat dengan koleksi peninggalan megalitikum terbanyak dan terlengkap yakni berjumlah 1.025 peninggalan megalitikum di 44 situs sehingga Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2012 menobatkan Kabupaten Lahat sebagai Kabupaten dengan koleksi peninggalan megalitikum terbanyak di Indonesia.

 

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto, S.Sos., S.H., M.H didampingi Kepala Seksi Intelijen Zit Muttagin, S.H., M.H menyampaikan bahwa Kabupaten Lahat merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peradaban dan budaya yang kaya, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan semua pihak khususnya siswa siswi sebagai generasi penerus bangsa dapat terus menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya ini sebagai bagian dari identitas bangsa.

Baca Juga :  Kopi Retorika Lahat Sambangi PWI OKI, Perkenalkan Cita Rasa Khas Dataran Tinggi Lahat

 

“Selain itu kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya penting untuk menjadikan Kabupaten Lahat sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga pariwisata dapat menjadi sektor unggulan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lahat,”terang Kajari Lahat.

 

Penulis : Darmawan

Editor : Idealis.co.id

Sumber Berita : PT. MEDIA KARYA SRIWIJAYA

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem
Kata "Megalitikum" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "mega" yang berarti besar dan "lithos" yang berarti batu. Akhiran "kum" merujuk pada periode atau zaman. Secara keseluruhan, "Megalitikum" dapat diartikan sebagai "zaman batu besar".

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru