Uang Negara Nyaris Menguap, Kasi Datun Kejari Lahat Tarik Kembali Rp1,6 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id — Uang negara sebesar Rp1,6 miliar yang nyaris “menguap” dari proyek infrastruktur akhirnya kembali ke kas daerah. Bukan karena kesadaran semata, melainkan setelah tangan hukum turun langsung menagih.

 

Kejaksaan Negeri Lahat melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) menunjukkan bahwa fungsi penegakan hukum tidak berhenti di meja administrasi. Di bawah kendali Kepala Seksi Datun, Ahmad Muzayyin, S.H., pemulihan keuangan daerah menjadi aksi nyata—bukan sekadar wacana.

 

Kasus ini berawal dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) atas proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lahat dalam Tahun Anggaran 2023 hingga LHP tahun 2025. Temuan tersebut mengindikasikan adanya kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan oleh pihak pelaksana kegiatan.

Baca Juga :  Kapolsek Kota Agung Serta Camat Tanjung Tebat Apresiasi Musdes Muara Danau

 

Namun fakta yang tak bisa diabaikan: kewajiban itu baru bergerak setelah ada Surat Kuasa Khusus (SKK) dan intervensi Kejaksaan. Dua SKK yang diserahkan pada 20 Februari 2026 menjadi titik balik—dari temuan di atas kertas menjadi uang yang benar-benar kembali.

 

Sejak 26 Februari hingga 21 April 2026, tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) bergerak sistematis. Pemanggilan dilakukan, tekanan diberikan, dan kewajiban ditagih hingga tuntas. Hasilnya, Rp1.625.385.308 berhasil dipulihkan dan langsung disetorkan ke kas daerah melalui Bank Sumsel Babel.

 

Dua perusahaan menjadi pihak yang akhirnya “membayar harga” dari temuan tersebut. CV TBJ mengembalikan Rp941 juta lebih dari proyek tembok penahan Sungai Lematang di Merapi Timur, sementara CV ACP menyetor Rp684 juta lebih dari pekerjaan peningkatan jalan di Kikim Timur.

Baca Juga :  Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

 

Keberhasilan ini bukan sekadar angka. Ia menegaskan satu realitas yang kerap luput dibicarakan: tanpa dorongan tegas aparat hukum, tidak semua kewajiban akan diselesaikan dengan sukarela.

 

Di titik inilah peran Kasi Datun Kejari Lahat menjadi krusial. Bukan hanya sebagai pendamping hukum, tetapi sebagai aktor yang memastikan uang negara tidak berhenti sebagai “temuan”, melainkan kembali menjadi aset daerah.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru