Depresi Dipecat Dari Anggota Polri R (33) Akhiri Hidup Dengan Bunuh Diri

- Jurnalis

Senin, 5 Maret 2018 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Diduga depresi dipecat dari anggota Polri, R (33) warga Jalan Rejang, Lembayung Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara gantung diri.

Informasi menyebutkan, aksi bunuh diri ini terjadi sekira pukul 15.30 Wib. Korban pertama kali ditemukan ibu kandung korban, saat ditemukan korban yang merupakan exs anggota Polres Mura ini sudah dengan posisi tergantung di bawah tangga dengan leher terjerat seutas kabel listrik. Senin (05/03/2018).

Baca Juga :  DIKTUKBASUS BABINSA TNI AD TA 2018 DITUTUP, 230 PRAJURIT DILANTIK MENJADI BINTARA

 

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit (RS. DKT, red)  namun nyawanya tak terselamatkan karena kekurangan oksigen. Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar SIK membenarkan perihal kejadian tersebut.

 

“Korban melakukan bunuh diri dengan cara mengunakan tali kabel tembaga yang sebelumnya sudah diikat di tiang tangga rumah korban, kemudian korban menaiki sebuah bangku kayu selanjutnya korban melompat dari bangku tersebut beberapa saat kemudian ibu korban datang dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung,” terangnya. Ds05.

Baca Juga :  Tanggapi Tuntutan Demo, Berikut Jawaban Elegan Bupati Lahat

Dikatakan Ginanjar kembali, dugaan sementara motif korban nekat melakukan aksi bunuh diri dikarenakan depresi. “Diduga depresi usai dipecat dari Kepolisian dan usai menjalani hukuman terkait kasus penyalahgunaan narkoba dan curas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru