MENYIKAPI PILKADA, WARGA DESA GUNUNG KEMBANG SERAHKAN SEMUANYA PADA PIHAK BERWENANG

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Tahapan pemilihan suara Pilkada Kabupaten Lahat yang telah selesai dilaksanakan di Kabupaten Lahat, salah satunya  di Desa Gunung Kembang yang telah menyelesaikan kewajiban untuk memilih mulai beraktifitas normal seperti biasanya, diungkapkan pemerintah Desa Gunung Kembang atusias warga untuk mensukseskan Pilkada damai sangat tinggi dan tanpa melupakan untuk tetap merangkul satu sama lain agar situasi Desa tetap aman dan tentram.

 

Sarkoni Kades Desa Gunung Kembang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat telah jauh jauh hari menghimbau warganya agar bisa menghormati hasil yang nantinya keluar pada Pilkada tahun 2018 ini. Lebih lanjut dikatakan Sarkoni, terkait adanya dugaan indikasi money politik yang sedang heboh di medsos Ia mengajak warganya agar menyerahkan proses pada pihak yang berwenang. Selasa (03/07/2018).

Baca Juga :  Insan Pers Bersama TBUPP Kabupaten Lahat bersilaturahmi Ke Koramil 405-07/Pulau Pinang Berikut Bahasan Pentingnya

 

“Alhamdulillah masyarakat Desa Gunung Kembang aman, siapapun yang jadi pemimpin kita wajib dukung. Kalau memang ada dugaan money politik kita serahkan pada yang berwenang, ke KPU, panwaslu, Gakumdu dan pihak berwajib, “sampainya.

 

Diungkapkan Kades, menurutnya wajar saja simpatisan setiap calon itu ada, dan ditegaskan Sarkoni kalau untuk mengarah melakukan aksi demo tuntutan warga Desa Gunung Kembang khususnya tidak akan ikut ikutan.”Sepengamatan kami tidak ikut ikutan, kami selalu koordinasi dengan Polsek dan Koramil untuk menjaga situasi Desa agar tetap aman dan kondusif,”ujarnya.

Baca Juga :  Tujuan Mulia Majukan Desa Talang Jawa Ini Trobosan Dua Tahun Karmansyah

 

Diungkapkan kembali Sarkoni, prinsip warga Desa Gunung Kembang mempunyai prinsip yang melekat di setiap warga siapapun yang menjadi Pemimpin harus didukung.

 

“Yang kami butuhkan siapapun yang jadi pemimpin nanti bisa memperhatikan kami selaku warga Kabupaten Lahat,”tandasnya. DS01.

 

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru