HUT RI Ke 73, Garis Milang Kibarkan Bendera Raksasa Di Gunung Nyawe

- Jurnalis

Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lahat, Detiksriwijaya – Dalam rangka Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, Himpunan Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Hipatala-LH) Garis Milang kibarkan bendera berukuran raksasa di tebing curam tepatnya di dinding Curup Gunung Nyawe, Desa Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat.

Sebuah bendera pusaka merah putih berukuran panjang 10 meter dan lebar 15 meter, terbentang dan nampak indah sejauh mata memandang.

Ketua Umum Hipatala-LH Garis Milang, Drh. Astin Tri Saputra, MSi didampingi Sekjen A.S Resmiadi, S.Tr pelaksana dalam pengibaran bendera diatas tebing dengan ketinggian sekitar 80meter tersebut mengatakan, pengibaran bendera berukuran besar diatas tebing ini, merupakan wujud dari nasionalisme yang tertanam dalam jiwa seluruh anggota Garis Milang.

Baca Juga :  Audensi Bersama Kajari Lahat, PWI Lahat Siap Bersinergi Untuk Lahat Tercinta

“Ini merupakan agenda tahunan yang selalu kita lakukan, namun kita selalu memilih tempat yang berbeda. Karena basic kita adalah pecinta alam, maka pengibaran bendera ini juga selalu kita lakukan di alam bebas” ujarnya, Jumat 17 Agustus 2018.

Baca Juga :  KMKA KEMBALI LAKUKAN AKSI TUNTUTAN ALOKASI DANA DESA

Resmiadi juga menambahkan, dalam proses peletakan bendera raksasa ini sebelumnya mengalami masalah, karena baruan andesit di tebing ini menjadi tantangan tersendiri. Permukaan dinding yang tidak rata, serta ukuran bendera yang besar sehingga menyulitkan saat tertiup angin saat pemasangan.

“Memang ada beberapa kendala teknis, namun Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Dengan persiapan selama tiga hari, dibantu oleh enam orang pemanjat yang merupakan anggota kita, pengibaran bisa kita lakukan,” pungkasnya. Ds01

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru