Penutupan Pendidikan Tamtama Gelombang 1, Sebanyak 341 Prajurit TNI Siap Disebar

- Jurnalis

Sabtu, 8 September 2018 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Bertempat di lapangan upacara Secata bertempat di lingkungan Dodik Puntang Lahat, sebanyak 341 siswa Secata gelombang pertama mengikuti upacara penutupan pendidikan Tamtama TNI AD gelombang 1 tahun anggaran 2018. Sabtu (08/09/2018).

 

Dalam amanat Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP. M.Hum melalui Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, PSC., M. Tr (Han) mengucapakan selamat atas keberhasilan siswa tamtama yang telah menyelesaikan pendidikan tahap 1, dan telah diangkat menjadi prajurit TNI.

#Brigjen TNI Syafrial PSC., M.Tr (Han)

 

“Selamat atas keberhasilan para mantan tamtama siswa, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tahap satu dan dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat prajurit dua, semoga keberhasilan ini menjadi sumber motivasi dalam melanjutkan pendidikan kecabangan masing masing,” sampainya.

 

Dengan berakhirnya pendidikan pembentukan ini, merupakan langkah awal dari rangkaian panjang pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Pendidikan pertama  yang baru diselesaikan merupakan pendidikan pembentukan kemiliteran yang masih bersifat mendasar.

 

Lebih lanjut, diharapkan kepada prajurit agar pelihara kemampuan jasmani, tingkatkan dan kembangkan kemampuan taktik dan teknik militer yang telah diterima dari para gumil, pelatih dan Pembina dengan terus berlatih sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta keterampilan sebagai bekal dalam penugasan kemudian hari.

Baca Juga :  Pembunuh Di Kecamatan Jarai Diciduk Di Kecamatan Gelumbang

 

Melalui sumpah prajurit yang telah diucapkan merupakan janji suci ditegaskan kepada prajurit TNI AD jangan sampai melanggar sumpah sampai kapanpun. “Esensi dan makna yang tersirat dan tersurat dalam sumpah tetrsebut harus benar benar kalian pegang teguh dan dijadikan landasan moral dalam setiap pelaksanaan pengabdian sebagai prajurit TNI angkatan darat,”terangnya.

 

Prosesi pelantikan ini juga merupakan puncak perubahan status dari msyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD. Perubahan status ini tentunya memiliki konsekuensi logis terhadap sikap, pola piker dan tingkah laku sebagai prajurit TNI AD.

 

“Kalian telah terikat dan diikat oleh aturan hukum dan disiplin militer serta norma dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI AD, seperti sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI. Oleh sebab itu, taati dan pegang teguh norma norma tersebut dan jadilah prajurit yang selalu ingin berbuat yang terbaik, berani, jujur, tulus dan ikhlas, selalu mencintai dan dicintai rakyat, hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan diri sendiri, merusak citra satuan dan menyakiti hati rakyat,”ujarnya.

 

Melalui kesempatan ini pula, Pangdam II Sriwijaya mengucapkan terima kasih kepada Danrindam II/Sriwijaya beserta staf, gumil dan pelatih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melaksanakan  pendidikan tamtama di secata rindam II/ Sriwijaya. “Kembangkan pengalaman yang berharga ini guna membentuk kualitas sumber daya manusia TNI AD yang lebih bermutu dan professional. Lkukan evaluasi secara objektif dan menyeluruh sebagai langkah pembenahan terhadap sepuluh kompponen pendidikan, guna meningkatkan kualitas hasil didik di masa yang akan dating,”tegasnya.

Baca Juga :  Sarwan Embat Mahkota Gadis Keterbelakangan Mental Di Desa Jati

 

Sebagai penutup Pangdam II Sriwijaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintahj daerah Kabupaten Lahat atas segala bantuan dan kerja samanya yang baik selama ini. Diharapkan dukungan dan kerja sama ini dapat dilanjutkan  dan bahkan lebih ditingkatkan lagi di masa yang akan datang.

 

“Selamat atas dilantiknya kalian menjadi seorang prajurit TNI AD dan selamat melanjutkan pendidikan kecabangan. Semoga  Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senatiasa melimpahkan  taufiq dan hidayahnya kepada kita semua, dalam melanjutkan pengabdian kepada TNI AD, masyarakat, Bangsa dan Negara tercinta,” pungkasnya.

 

Selesai penutupan, nantinya prajurit TNI ini bakal disebar di seluruh penjuru Negara Indonesia dilanjutkan untuk menempuh pendidikan sesuai kejuruan masing masing.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru