Menggesek Gesekan Jari Telunjuk Budi Diamankan Polisi

- Jurnalis

Rabu, 30 Januari 2019 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Bejat apa yang dilakukan Budi Hendarto (38) kepada AS (16) salah seorang pelajar salah satu SMA di Bumi Seganti Setungguan Lahat. Pasalnya,  Budi dengan tega telah mencabuli AS hingga berulang kali pada hari Senin, (28/01/2019).

Aksi pencabulan ini terungkap setelah korban melapor ke Polres Lahat dan tertuang dalam bukti lapor dengan nomor: LPB / 017 / I / 2019/ SUMSEL / RES LAHAT, tanggal 28 Januari 2019. Sebagaimana, dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1)  UU RI.  Nomor  01  Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang  perlindungan anak.

Baca Juga :  Program Ketahanan Pangan, Desa Tanjung Baru Budidaya Ikan Tawar Jamin Keamanan Pangan Masyarakat 

Kejadian pencabulan yang dilakukan tersangka warga Jalan  Revari, Desa Ulak  Lebar, Kecamatan Lahat, Kabupaten  Lahat ini terjadi sebanyak 4 (empat) kali dengan cara Tersangka  menggesekkan jari telunjuk tangan kanannya hingga  berulang-ulang ke arah kemaluan (maaf vagina korban), kemudian tangan  kiri tersangka meremas  payudara sebelah  kanan sampai berulang-ulang sekira  (2) menit lamanya. Atas  kejadian  tersebut, korban  mengalami  sakit  pada bagian kemaluannya.

Penangkapan terhadap lelaki yang sudah beristri ini dilakukan satuan reskrim Polres Lahat pada hari Selasa (29/01/2019) bertempat di Jalan RD PJKA Kelurahan RD PJKA, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Baca Juga :  Skandal Peta Desa Lahat Masuk Babak Putusan Pengadilan

Barang bukti yang turut diamankan petugas kepolisian berupa 1(satu) baju tidur  lengan  pendek warna  kuning  bergambar  panda, 1 (satu)  lembar celana  panjang  motif batik, 1 (Satu) kain  sarung  warna hijau motif kotak-kotak.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Satria Dwi Darma SIK, membenarkan perihal penangkapan terhadap tersangka. Rabu, (30/01/2019).

“Pelaku sudah kita amankan beserta beberapa barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban maupun pelaku. Pelaku sendiri masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” Terang Kasat.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru