Tersumbatnya Gorong Gorong Peninggalan Belanda Sebabkan Jalur Lahat Pagaralam Terputus

- Jurnalis

Sabtu, 2 Februari 2019 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Intensitas curah hujan yang tinggi mengguyur Kota Lahat serta tersumbatnya gorong gorong buatan zaman Belanda sebabkan jalan nasional yakni jalan Lintas Kabupaten Lahat tujuan Kota Pagaralam amblas sepanjang 20 meter dan membuat lubang lebih kurang sedalam 30 meter. Sabtu (02/02/19).

Informasi menyebutkan, kejadian amblasnya jalan aspal ini terjadi sekira pukul 02.00, petugas kepolisian bersama anggota TNI yang mengetahui adanya bencana alam ini langsung menuju lokasi bencana dan langsung melakukan pengamanan serta pemasangan rambu himbauan kepada pengendara kendaraan bermotor oleh satuan lalu lintas Polres Lahat.

Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK serta Dandim 0405 Letkol Sungudi mengatakan bencana ini sudah di kordinasikan dengan Balai Besar Palembang untuk segera ditindak lanjuti.

Baca Juga :  Kapolsek Kota Lahat Mengajak Pelajar Persiapkan Diri Menuju Masa Depan Cemerlang

“Kita sudah koordinasi dengan balai besar palembang, dan alat untuk perbaikan jalan berupa gorong gorong sudah meluncur ke Lahat,” Sampai Cik Ujang.

Sementara, Kapolres Lahat menjelaskan kepada pengendara yang biasa melalui jalur longsor ini bisa mengambil jalur alternatif melalui jalan Gumai Ulu.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Polres Pagaralam untuk memasang rambu himbauan agar melalui jalur alternatif yakni Simpang Mbacang menuju jalur Gumai Ulu. Begitupun petugas lalu lintas kita, sudah berjaga di jalur Muara Siban yang nantinya pengendara kita arahkan melalui jalur Gumai bila hendak ke Pagaralam,” Ujar Ferry.

Baca Juga :  KAMTIBMAS WILAYAH POLSEK PULAU PINANG AMAN DAN KONDUSIF

Lebih lanjut, Ferry menghimbau agar kepada pengendara untuk tetap berhati-hati karena mengingat musim penghujan, selain jalanan licin di wilayah Lahat sendiri menuju ke Pagaralam melalui perbukitan dan memang rawan longsor.

“Tetap jaga keselamatan, berhati hati di jalan apalagi ini musim penghujan mengingat dari Lahat ke Pagaralam merupakan daerah perbukitan, potensi longsor pada musim hujan bisa terjadi kapan saja. Tetap waspada dan berhati hati, ” Pungkasnya. Ds01.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terbaru