GAJI TAK KUNJUNG DIBAYAR PEKERJA BLOKIR JALAN MASUK KE PT. PRIAMANAYA ENERGI

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2019 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Puluhan pekerja blokir jalan masuk ke lokasi PT. Priamanaya Energi, hari Jum’at (15/03/2019). Penutupan jalan ke salah satu lokasi perusahaan tambang batu bara yang berada di lokasi Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat ini merupakan reaksi tak terpenuhinya kewajiban perusahaan pada pekerja.


Informasi di lapangan menyebutkan, pekerja yang mayoritas warga Desa Kebur ini menuntut kejelasan status kerja, menuntut agar perusahaan dapat memberikan gaji yang belum dibayarkan perusahaan.


Menurut salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya. Dia mengatakan, dirinya sudah tiga bulan dirumahkan. Saat ini dirinya tidak bekerja dan tidak menerima gaji.

“Saya sudah tiga bulan tidak bekerja ( dirumahkan) dan tidak gajian, kami mau cari makan dari mana pak. Itulah mata pencaharian kami,” katanya sedih.

Baca Juga :  Berikut Jaksa Jaksa Terbaik Yang Ditunjuk Periksa Perjalanan Dinas Fiktif Dinas Koperasi Dan Inspektorat Lahat

Parahnya, kumpulan karyawan yang dirumahkan tersebut secara spontan mendirikan tenda persis di depan pintu gerbang utama. Akibatnya, semua kendaraan roda empat dan roda dua tidak bisa masuk ke wilayah tersebut.

Selanjutnya. Sekitar pukul 17.00 wib Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap beserta jajarannya mendatangi lokasi yang dipenuhi oleh para pekerja yang melakukan aksi.

Kapolres sempat berkomunikasi dengan kumpulan pekerja tersebut dan menghimbau agar semua bisa tenang.

“Mari kita selesaikan dengan baik. Semuanya bisa kita komunikasikan. Tentunya bila semua tenang semua aspirasi bisa disampaikan dengan pihak perusahaan,” kata Kapolres.

Baca Juga :  DIRIKAN POSKO PEMILU, KEJARI LAHAT SIAP TAMPUNG PENGADUAN TERKAIT PEMILU 2024

Setelah berkomunikasi dengan Kapolres. Akhirnya para pekerja dan perwakilan PT Priamanaya bertemu di gerbang depan dan membuat kesepakatan atas tuntutan tersebut.

Setelah terjadi komunikasi antara pekerja dan pihak perusahaan, gerbang akhirnya dibuka kembali. Begitu juga dengan tenda yang dipasang di pintu utama PT. Priamanaya.

Andes selaku perwakilan perusahaan mengatakan saat dibincangi awak media, dirinya dan perusahaan  tetap akan membantu dan mencarikan solusi bagi karyawan yang dirumahkan.

“Kami tetap akan membantu tuntutan para pekerja. Tentunya semua akan diakomodir dan dicarikan solusi, tapi memang keputusan tersebut tidak bisa cepat. Kami harus menunggu petunjuk dari kantor pusat,” jelasnya saat dikonformasi di ruang kerjanya. Ds01.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru