PENDERITA TUMOR MATA GANAS DI PAGUN LAHAT BUTUHKAN ULURAN TANGAN DERMAWAN

- Jurnalis

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Terbatas keuangan Kadarul (50) warga Desa Air Lingkar, Kecamatan Pagar Gunung (Pagun, red), Kabupaten Lahat harus menahan sakit di bagian wajah selama kurang lebih enam tahun lamanya. Lelaki yang sehari harinya hanya sebagai petani ini mau tak mau dan pasrah hanya menunggu keajaiban dari Yang Kuasa agar sakit yang dideritanya yakni Tumor Mata segera sembuh.


Tumor ganas yang dideritanya selama enam tahun lebih telah menggerogoti mata lelaki paruh baya ini mengharuskan separuh mukanya hilang.


Informasi terangkum, tepatnya di tahun 2013 bermula dari adanya jamur jerawat di muka Kadarun yang dianggapnya mengganggu, kemudian jerawat tersebut dicongkel berujung pada infeksi lalu Kadarun menjalani perawatan di RSUD Lahat dan diagnosa menderita tumor.


Di tahun 2014 akhirnya suami dari Distianah ini menjalani pengangkatan tumor di Rumah Sakit Umum Kota Palembang. Lagi lagi, keterbatasan biaya berobat sakit yang diderita semakin parah karena tak sanggup membeli obat untuk sakit yang dideritanya, puncaknya hingga tahun 2019 sakit Kadarul semakin parah, bahkan untuk melihat kondisinya pun begitu ngeri bahkan kini infeksi tersebut beraroma tak sedap dan sudah melebar hingga ke telinganya.

Baca Juga :  Personil Satlantas Polres Lahat Gagalkan Aksi Curanmor Disiang Bolong


Kondisinya yang semakin parah Kadarul diharuskan untuk dirujuk kembali lagi ke Rumah Sakit Palembang, memang biaya berobat sekarang gratis, namun apa daya Kadarul dan keluarga tak cukup memiliki dana untuk biaya tunggu sehari hari dan biaya kontrol selama perawatan di Kota Palembang.


Kini, lelaki yang telah memiliki dua anak perempuan ini begitu memerlukan uluran tangan para dermawan.


Salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM, red) LSM Garda Nusantara yang diketuai oleh Ayeng bersama anggotanya menerima kabar ini langsung terjun ke kediamanan Kadarul. Setelah melihat kondisi Kadarul yang sudah sangat memperihatinkan, Ayeng bersama anggotanya kedepan akan melakukan penggalangan dana untuk biaya berobat demi kesembuhan Kadarul.


Ayeng warga Kelurahan Pasar Baru Lahat ini saat dibincangi, menjelaskan dirinya bersama LSM Garda Nusantara sudah berkomunikasi dengan pihak puskesmas setempat untuk kelanjutan kesembuhan Kadarul.

Baca Juga :  Buku Tamu dan Luka Lama di Rumah Persatuan Wartawan Indonesia


“Pihak puskesmas sudah kita datangi katonyo mereka selamo ini dikasih obat dan pihak pemerintah setempat sudah tau jugo ado kepedulian dari mereka. Tapi keluarga pak kadarul kekurangan dana kalo mau dibawa lagi ke Palembang,” terang Ayeng.


Lanjut Ayeng, melihat kondisi Kadarul sungguh sangat memperihatinkan dan sangat membutuhkan uluran tangan dari semua dermawan yang ada.


“Memang sekarang program sudah gratis tapi biaya tunggu dan kontrol kepalembang itu mereka terbatas. Makanyo garda akan mencari donasi untuk bapak kadarul, kami bakal melakukan penggalangan dana nantinya,” Sampai Ayeng.


Ayeng berharap semoga apa yang dialami Kadarul mendapat perhatian semua pihak. “Kita sama sama berusaha agar bapak Kadarul bisa segera sembuh, kami akan berjuang dengan sedikit kemampuan kami ini. Mudah mudahan hari hari bahagia pak Kadarul kembali lagi seperti dahulu,” tandas lelaki yang juga sedang memperjuangkan salah satu lahan parkir yang ada di Kota Lahat. DS01.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru