Bandar Sabu Asal Kota Agung Berhasil Diringkus Sat Narkoba Polres Lahat

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2019 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Pemberantasan peredaran narkoba di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat, terus digenjot Satnarkoba Polres Lahat. Lagi, dini hari Kamis, (25/07/2019) sekira pukul 02.45 WIB melalui Team Walet Narkoba Polres Lahat berhasil bekuk Bandar narkoba jenis Sabu.

Informasi terangkum, antara pihak berwajib dengan tersangka Ongki Alexander (29) sebelumnya saat akan disergap polisi, lelaki tercatat sebagai warga Desa Pagaruyung, Kecamatan Kota Agung, Lahat ini sempat kabur dari sergapan pihak berwajib.

Tak lama berselang tersangka berhasil diringkus sedang melajukan kendaraan jenis minibus merek Daihatsu Xenia warna abu-abu BG 1177 G, tepatnya di jalan umum Kelurahan Pasar Bawah, Kota Lahat.

Baca Juga :  AKP HERLI : BERITA DI MEDSOS MOBIL DIRAMPAS ITU HOAKS..!!!

Adapun barang Barang Bukti yang ditemukan polisi saat sedang melakukan pemeriksaan di kendaraan yang digunakan tersangka yang diduga kuat sebagai Bandar Sabu ini berupa 13 paket kecil serbuk kristal putih yang diduga Narkoba Jenis Sabu dengan berat 2.96 Gram.

“Sekira pukul 01.30 Wib, setelah mendapat info tim melakukan pengintaian, setelah sasaran terpantau, dilakukan pembuntutan tepatnya di lokasi rel PJKA Talang Jawa Lahat. Kemudian dilakukan penyergapan terhadap pelaku, namun saat itu pelaku bisa meloloskan diri, selanjutnya tim melakukan pengejaran tepatnya di jalan umum pasar bawah sekira pukul 02.45 Wib kembali dilakukan penyergapan dan kita berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan barang bukti palekatan Sabu,” Jelas Kasat Narkoba Polres Lahat AKP Bobby Eltarik SH.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha PT. MAS Bantu Sebelas Sapi 18 Ekor Kambing

Lebih lanjut, dijelaskan Kasat posisi barang bukti saat ditemukan berada di samping kiri jok kanan depan kendaraan yang turut juga telah diamankan.

“Barang bukti Sabu tersebut kita temukan di jok depan sebelah kiri. Selanjutnya pelaku dan barang bukti kita giring ke Polres Lahat guna proses hukum lebih lanjut,” Pungkasnya.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru