Jalan Utama Penghubung Desa Simpur Dan Tinggi Hari Amblas, Pemerintah Diharap Cepat Tanggap

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2020 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Detiksriwijaya – Jalan dari desa Tinggi hari menuju desa Simpur di kecamatan Gumai Ulu, kabupaten Lahat amblas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bumi Seganti Setungguan malam tadi, Rabu, (19.02.2020).

Informasi terangkum, jalan utama yang biasa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua tersebut kini menjadi ancaman tersendiri bagi warga yang masih nekat melintas. Jalan aspal yang diapit jurang ini sendiri merupakan jalan yang biasa dilalui warga desa Simpur untuk menuju desa Tinggi Ari.

Nidi kepala desa Simpur yang berada di lokasi jalan longsor tersebut saat ibincangi, mengatakan bahwa jalan dimaksud merupakan jalan utama yang digunakan kedua warga desa untuk beraktifitas sehari hari, seperti ke kebun, berbelanja bahkan jalan tersebut merupakan jalur menuju ke beberpa objek wisata diantara objek wisata situs Megalith serta objek wisata air terjun.

“Jalan ini jalan utama yang sering kita gunakan dalam beraktifitas. Jalan penghubung desa Simpur dan desa Tinggi Hari ini amblas karena hujan semalam yang cukup deras mengguyur seputaran kecamatan Gumai Ulu,”terang Nidi.

Kades berharap kepada pemerintah agar terkait masalah ini segera untuk cepat tanggap. Menurutnya, apabila dibiarkan bisa berdampak pada perekonomian warga di desa tersebut.

“Kami selaku pemerintah desa berharap agar situasi ini segera diatasi. Jalan ini jalur utama yang selalu kita gunakan baik untuk aktifitas memenuhi kebutuhan ekonomi dan aktifitas anak-anak dalam menuntut ilmu,”tuturnya.

Baca Juga :  Team Attack City Polsekta Ringkus 4 Komplotan Curat Spesialis Rangka Baja Desa Tanjung Payang

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru