Masa Pandemi Wabup Lahat Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2020 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Belum berakhirnya Pandemi Covid-19 rupanya masih jadi persoalan yang ikut dirasakan masyarakat Kabupaten Lahat. Beruntung bantuan BLT Dana Desa masih digelontorkan, untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Untuk itu, Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE MM MBA mengajak masyarakat, untuk sebisa mungkin memenuhi kebutuhan pakan selama pandemi tanpa harus membeli ke pasar. Dengan cara menanam sayur dan kebutuhan lainnya di perkarangan rumah.

“Pandemi ini entah kapan akan berakhir. Manfaatkanlah perkarangan rumag dengan menannam sayur, seperti terong, cabai, kacang panjang. Kalau halaman tidam luas, manfaatkan polibek sebagai medianya,” ajak Haryanto, Senin (20/7), disela pembagiam BLT DD se Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, di Terminal Muara Siban.

Baca Juga :  Kodim 0405/Lahat Laksanakan Vaksin Massal Untuk Warga Lahat

Sementara, Budi Indra Irawan, Ketua Forum Kades Kecamatan Pulau Pinang menuturkan, total keseluruhan penerima BLT DD dari 10 desa yang ada, sebanyak 276 Kepala Keluarga. Diantaranya Desa Muara Siban 20 KK, Jati 5 KK, Kuba 30 KK, Pagar Batu 34 KK, Karang Dalam 20 KK, Lubuk Sepang 7 KK, Perigi 31 KK, Tanjung Sirih 36 KK, Pulau Pinang 60 KK, dan Desa Tanjung Mulak 33 KK.

Baca Juga :  Lakalantas Di Jalinsum, Dewa Dan Robi MD Dengan Luka Serius

“Ini pembangian BLT DD tahap ke 2, atau bulan Mei 2020 se Kecamatan Pulau Pinang. Untuk tahap ke 1 sudah diserahkan kepada masyarakat bulan April lalu. Kita berharap uang Rp 600 ribu per KK ini, bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru