“Musibah Kebakaran Di Lahat” Aswari :Pemkab Harus Bantu Maksimal Jangan Berharap Hanya Pada Warga Yang Simfati

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2020 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Pasar Bawah, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat pada 04.Oktober.2020 lalu, membuat H. Aswari Riva’i S.E bupati dua periode 2008-2018 angkat bicara.

Musibah yang terjadi, membuat politikus Partai Gerindra ini berduka, dirinya menyampaikan pesan supaya masyarakat yang mendapat musibah bersabar dengan musibah yang ada.

“Kakak beserta keluarga besar mengucapkan bela sungkawa dan duka yang dalam, kepada keluargaku sekalian di pasar bawah, kak Wari berharap agar semuanya bisa tabah dan sabar atas musibah ini,”sampainya.

Baca Juga :  PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Suami dari Hj. R. Rukmi Kurnia Sismartianti Aswari (Bunda Lisa) turut menanggapi peran Pemkab Lahat, menurutnya pemerintah supaya lebih meningkatkan pelayanan dan kesigapan dalam menghadapi kejadian seperti ini.

“Terutama PBK harus bekerja maximal dan profesional agar kejadian kebakaran seperti ini tidak terulang lagi, musibah kebakaran yang terjadi kemarin merupakan musibah kebakaran terbesar selama sejarah di Kabupaten Lahat,”ujarnya.

Baca Juga :  BELUM SATU BULAN HIRUP UDARA SEGAR, WENDY  BAKAL KEMBALI MERINGKUK DI BALIK JERUJI BESI

Kak Wari juga meminta pemerintah Kabupaten Lahat harus memberikan bantuan yang maksimal kepada keluarga yang terkena musibah, dengan kata lain jangan hanya berharap dari bantuan seadanya dari warga yang bersimpati dengan musibah tersebut.

“Bantuan tentunya harus maksimal kita lakukan sebagai pemerintah untuk warga yang terkena musibah, intinya Pemkab Lahat jangan hanya berharap dari bantuan seadanya dari warga yang bersimfati. Pemkab Lahat harus action dengan tindakan nyata,”pungkasnya.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru