Pengedar Ekstasi Di Cafe Daffa Diringkus Tim Walet

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – Pengedar narkotika pil ekstasi yang biasa melakukan transaksi perdagangan gelap di seputar Cafe Daffa tepatnya di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupate Lahat berhasil diringkus.

Adalah Apriadi (29) warga Desa Arahan, Kecamtan Merapi Timur, Kabupaten Lahat berhasil diringkus tim Walet Satres Narkoba Polres Lahat dini hari, Minggu (18.10.2020) sekira pukul 03.00 WIB.

Adapun barang bukti yang berhasil amankan petugas 7 (tujuh) butir pil tablet logo kingkong warna cream terbungkus plastik bening dengan berat bruto 3,35 gram diduga kuat narkotika jenis Pil Ekstasi.

Baca Juga :  Dapoer Umak Solusi Rindu Masakan Umak

Barang bukti lainnya yang berhasil turut diamanka 1(satu) unit Handphone warna hitam Merk Vivo serta 1 (satu) potong celana pendek warna cokelat merk Cardinal yang dipakai tersangka saat diamankan.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK menjelaskan, keberhasilan penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat yang sudah resah terhadap kegiatan tersangka.

Baca Juga :  Pemekaran Kikim Area Jangan Dijadikan Jajanan Politik

“Informasi awal petugas kita mendapat laporan dari warga sekitar, bahwa di lokasi kejadian perkara sering digunakan tersangka melancarkan transaksi peredaran narkoba dimaksud.

Tersangka ini merupaka pengedar yang cukup meresahkan, tersangka dan barang bukti sudah kita amankan guna proses hukum lebih lanjut,”terangnya. Senin, (19.10.2020).

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru