Masyarakat Lahat Semakin Sadar Gunakan “Si Pinky Bright Gas” LPG Non Subsidi

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2020 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Detiksriwijaya – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel mengungkapkan, saat ini kesadaran masyarakat Lahat untuk menggunakan LPG Non Subsidi semakin meningkat. Hal ini terbukti dengan meningkatnya konsumsi masyarakat untuk menggunakan Bright Gas, yaitu naik 76% dari konsumsi sebelumnya sebesar 45,14 Metrik Ton menjadi 79,492 Metrik Ton.

Hal tersebut disambut positif oleh Pemerintah Daerah yang sebelumnya melakukan pengetatan pengawasan terhadap penjualan LPG 3 Kg sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya, yaitu rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro.

“Kenaikan ini didukung juga oleh program Pertamina yang memudahkan konsumen untuk melakukan penukaran tabung dengan harga spesial”, ungkap Umar Ibnu Hasan selaku Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II Sumbagsel.

Berbagai upaya telah dilakukan Pertamina agar distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi tepat sasaran. Antara lain, melakukan penekanan kembali kepada seluruh Agen terkait penyaluran di Pangkalan dan bersama-sama dengan Pemkab melakukan pengawasan dengan lebih ketat lagi, penyaluran secara serentak LPG 3 Kg Bersubsidi untuk mencegah pembelian oleh sejumlah pengecer di berbagai tempat, menjalankan berbagai program seperti program migrasi LPG Subsidi ke Bright Gas (Non Subsidi) serta program tukar tabung bagi ASN, TNI dan POLRI. Selain itu, bekerjasama dengan dinas terkait untuk memetakan kembali masyarakat kategori miskin serta memetakan kembali usaha mikro, serta mendorong Pemerintah setempat pemberlakuan Kartu Pelanggan LPG 3 Kg Bersubsidi karena rawan penyelewengan dari Sistem Distribusi Terbuka.

Baca Juga :  HUT Persaja Ke 73 Tahun 2024 Kajari Sampaikan Amanat Jaksa Agung, Berikut Amanatnya

“Pertamina senantiasa menghimbau kepada masyarakat khususnya di Lahat, bahwa yang berhak menggunakan LPG 3 Kg Bersubsidi adalah rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro. Agar membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di Lahat yaitu Rp 15.650”, tambah Umar.

Baca Juga :  Sering Dirazia Sampai Diberi Surat Cinta, Miras Di Lahat Masih Beredar

Ciri-ciri Pangkalan LPG resmi Pertamina memiliki plang warna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi, menampilkan HET, terdapat kontak Pangkalan dan Call Center Pertamina 135.

Keuntungan membeli LPG di Pangkalan resmi antara lain, tepat harga maupun isinya, terhindar dari produk oplosan serta terhindar dari tabung palsu yang berbahaya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat mampu, usaha kecil dan menengah ke atas agar menggunakan LPG Non Subsidi yang saat ini tersedia dalam kemasan Bright Gas 5,5 Kg dan LPG 12 Kg”, tutup Umar.

Terkait dengan aduan, informasi dan layanan produk Pertamina dapat menghubungi Call Center 135.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru