Mengancam Nyawa Warga, Bantaran Sungai Empayang Pseksu Perlu Perhatian

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Memprihatinkan bangunan Kantor Desa, Perpustakaan, dan rumah warga yang berada di bibir bantaran Sungai Empayang, Desa Talang Tinggi, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat sewaktu waktu bisa amblas dan berpotensi mengancam nyawa warga warga setempat.

 

Pantauan dilapangan, beberapa bangunan tersebut berpotensi terkena longsor, sebab bangunan yang persis berada di dekat sungai Empayang tersebut tanah dibawah bangunan sudah tergerus hingga nampak bagian paling bawah pondasi bangunan dan butuh segera dibenahi agar longsor tidak meluas.

Baca Juga :  Korban Pilkades, Program Bedah Rumah Armansyah Terancam Batal

 

Dihubungi Via telpon, Ajiwal Asri Kepala Desa Talang Tinggi, Kecamatan Pseksu membenarkan hal tersebut, beberapa waktu lalu ia bersama Babinsa dan perangkat desa kembali mengecek bantaran sungai dimaksud. Sabtu, (26.04.2025).

 

“Pemerintah desa bersama Babinsa sudah mengecek ke lokasi, benar hal tersebut sudah sangat memprihatinkan dan warga sudah mulai mengeluhkan hal ini,”ujar Kepala desa.

Baca Juga :  YLKI Lahat Bakal Kawal Kasus Temuan Cairan Yang Diduga Formalin Dari Gudang Sentot

 

Lanjutnya, ia berharap semoga di jaman Bupati Bursah Zarnubi akan dilakukan pembangunan tembok penahan sehingga longsor tidak semakin meluas dan menimbulkan musibah yang tak diinginkan.

 

“Kami yakin melalui kepemimpinan Pak Bursah dan Bu Widia, tembok penahan di bantaran Sungai Empayang bisa dibangun. Kami pemerintah desa tentunya bakal sengat mendukung,”sampai Ajiwal.

 

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru