Perdana Pemdes Paduraksa Kikim Timur Tebar 40.000 Bibit Ikan Langkah Nyata Jaga Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idelalis.co.id, Lahat – Memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang cukup, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Paduraksa, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, hari ini, Selasa (26.08.2025) Pemerintah desa Paduraksa melibatkan unsur Tripika Kecamatan Kikim Timur melepaskan bibit ikan.

Pelepasan bibit ikan yang dilaksanakan di Kolam kelompok Desa Paduraksa, dimaksudkan selain untuk ketersediaan pangan ikan, juga sebagai langkah langsung Pemdes Paduraksa dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga ketahanan pangan.

Herman Effendi, SE selaku Kepala Kordinator Ketahan Pangan Desa Paduraksa menjelaskan ketahanan pangan sangat penting karena merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Selain itu, ketahanan pangan yang kuat juga berkontribusi pada stabilitas sosial, mengurangi potensi konflik, dan memperkuat loyalitas masyarakat terhadap negara.

“Kegiatan hari ini kami bersama Pemdes Paduraksa bersama unsur Tripika Kecamatan Kikim Timur ada perwakilan Pak Kapolsek, Pak Danramil dan Pak camat melepas bibit ikan di kolam kelompok masyarakat, tujuannya adalah untuk tetap menjaga adanya ketersedian pangan ikan khususnya di Desa Paduraksa Kecamatan Kikim Timur,”sampai Herman.

Baca Juga :  Ramah Tamah Pisah Sambut Kapolsek Merapi

Lanjut Herman, untuk bibit ikan yang dilepas jenis ikan air tawar dan jumlahnya puluhan ribu bibit ikan segar berbagai jenis yang didapat dengan cara membeli dengan menggunakan dana alias biaya ketahanan pangan dari pemerintah daerah yang ia jemput bekerjasama dengan pemerintah desa.

“Ada lebih kurang 40.000 bibit ikan yang kita lepas bersama di penangkaran kolam milik warga masyarakat Paduraksa, jenisnya Lele, Gurame dan Patin. Kami berharap hal ini bisa berguna dan bermanfaat untuk warga kedepannya dalam pemenuhan pangan di rumah rumah warga,”ujar Herman.

Foto : Herman Efendi Kordinator Ketahanan Pangan Desa Paduraksa

Adapun lokasi kolam, Pemdes Paduraksa bekerjasama dengan masyarakat untuk menghidupkan kembali kolam-kolam ikan masyarakat yang sudah tidak produktif. Bersama masyarakat membuat kerambah yang ada kedepannya bisa kembali bisa produktif.

Baca Juga :  MOU Disdik, Kajari : Laporkan Oknum Yang Menggangu Pembangunan Pemerintah Daerah

“Bekerjasama adalah kuncinya, masyarakat Alhamdulillah sangat mendukung. Sementara ini kita cuma ada satu kelompok yang terdiri dari empat pemilik keramba, mudah-mudahan hal ini berhasil, bila berhasil kedepan kita bakal bikin keramba dalam sekala besar dengan luasan keramba terpusat di satu titip mencapai satu hektar. Kami optimis ini bakal berhasil,”harap Herman.

Lebih jauh Herman mengajak pemerintah desa hendaknya lebih jeli dan melek informasi, biaya ketahanan pangan untuk dikelolah masyarakat melalui koperasi koperasi yang ada itu ada dari pemerintah pusat yang turun ke daerah.

“Tranfaransi antara pemerintah juga dengan masyarakat sangat penting, karena program ketahanan pangan adalah program pemerintah pusat dan itu ada biayanya yang bisa kita jemput bola. Dananya ada di DPMDes Kabupaten, dana ini ada dan bisa digunakan untuk peruntukannya ke wilayah dan masyarakat langsung, ajak Kepala desa,”pungkas Herman.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi
ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Senin, 27 April 2026 - 21:07 WIB

ODOL: Hukum yang Kelebihan Muatan, Akal Sehat yang Kekurangan Rem

Berita Terbaru