Pemkab Lahat “Sikat” Narkoba dari Internal, 828 ASN Jalani Tes Urine

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Idealis.co.id, Lahat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat menunjukkan sikap tegas dalam memerangi narkoba dengan menggelar tes urine massal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (17/12/2025). Langkah ini menjadi upaya pembersihan internal birokrasi dari penyalahgunaan narkoba.

 

Sebanyak 828 ASN mengikuti tes urine yang dilaksanakan usai upacara peringatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025. Kegiatan tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.

 

Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lahat, Chandra SH MH, menyebut tes urine massal ini sebagai yang pertama di Indonesia dengan sasaran ASN. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lahat dalam memberantas narkoba.

Baca Juga :  ALIRI SUNGAI DENGAN LIMBAH, DIDUGA RP. 150 JUTA SEBAGAI PELICIN

 

“ASN yang belum mengikuti tes akan kita jemput. Bahkan ke depan, tes urine juga menyasar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ujar Chandra yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat.

 

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH, menegaskan tes urine dilakukan secara mendadak untuk menguji kejujuran dan sportivitas ASN. Ia memastikan kegiatan ini bukan untuk menghakimi.

Baca Juga :  TMMD TA 2018 KODIM 0405 DISAMBUT ANTUSIAS WARGA DESA MUARA DUA

 

“Jika ada ASN yang terindikasi positif, kita lakukan rehabilitasi. Bukan pengucilan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala BNNK Empat Lawang Andi Kurniawan S.Sos mengapresiasi langkah Pemkab Lahat yang dinilainya sebagai tonggak penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, sehat, dan berintegritas.

 

Sebelumnya, tes urine juga telah dilakukan di sejumlah instansi di Kabupaten Lahat, termasuk Kejaksaan Negeri Lahat, para kepala desa, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru