Buku Tamu dan Luka Lama di Rumah Persatuan Wartawan Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id – Dikebanyakan daerah ketika Konferensi Cabang sudah usai, mestinya menjadi penanda berakhirnya kontestasi di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia. Yang menang silakan bekerja. Yang kalah tetap terhormat. Karena ini organisasi profesi, bukan arena sabung ego.

Tapi rupanya ada yang belum selesai.
Di sebuah momen yang mestinya cair dan kolegial, buku tamu mendadak naik kasta. Ia bukan lagi sekadar lembar administrasi, melainkan simbol penegasan: “Kalian tamu.”

Tamu?
Padahal yang hadir adalah wartawan. Anggota sah. Memiliki kartu keanggotaan. Tercatat secara aturan. Mereka bukan penyusup, bukan penonton, bukan pula simpatisan dadakan. Ironisnya, yang dipertontonkan bukan etika pers—melainkan etika pesta.

Baca Juga :  Resedivis Curat Tewas Diterjang Timah Panas

Sejak kapan sesama anggota organisasi profesi diperlakukan seperti undangan hajatan? Sejak kapan rival dalam demokrasi internal berubah status menjadi “orang luar” begitu palu sidang diketuk?
Kalau benar buku tamu itu diniatkan sebagai administrasi, mengapa terasa seperti stempel kekalahan?

Kalau benar ini soal tata tertib, mengapa aromanya seperti balas dendam?
Pers mengajarkan independensi.
Pers menjunjung profesionalisme.
Pers menolak arogansi.

Namun yang tampak justru sebaliknya: demokrasi selesai, tapi permusuhan dipelihara. Konfercab sudah bubar, tapi sekat mental masih dipasang rapat.

Lucu? Iya.
Memprihatinkan? Jelas.
Organisasi profesi seharusnya menjadi rumah bersama, bukan ruang tunggu penuh sindiran. Wartawan adalah pengawas kekuasaan—bukan aktor kecil yang larut dalam drama kekuasaan internal.

Baca Juga :  Grand Livina Warga Tebing Tinggi Numpang Berendam Di Underpass Lahat

Jika di dalam rumah sendiri saja masih sibuk menandai siapa “tamu” dan siapa “tuan”, bagaimana mau bicara soliditas? Bagaimana mau bersuara lantang soal etika publik, jika etika kolega saja tersandung di meja registrasi?

Buku tamu itu mungkin hanya kertas.
Tapi cara memperlakukannya bisa mencerminkan isi kepala.
Dan publik tahu, wartawan seharusnya lebih dewasa dari sekadar urusan tanda tangan.

 

Tulisan ini sekedar opini, jika ada yang meras tersinggung anggap saja ini cuma sekedar curahan hati penulis agar kejadian dimaksud tak benar-benar terjadi.

Berita Terkait

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”
El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan
M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya
Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:44 WIB

Namanya Disebut Terkait Kebakaran Lahan Ulak Lebar, Fiji: “Tuduhan Itu Tidak Benar”

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

El Niño Mengintai Lahat, DPRD Marwan Ardiansyah S.E., M.Si., Desak Pemkab Jangan Tunggu Warga Kehausan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:26 WIB

M. Dzaky Alvaro, Putra Pegawai Kejari Lahat, Antarkan SMAN 4 Lahat Juara 1 LCC Museum Sriwijaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Berita Terbaru