Di Rumah Hangat Ketua, SMSI Lahat Memulai: Antara Harapan, Idealisme, dan Kegelisahan Zaman

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idealis.co.id– Malam ini tak ada gemerlap lampu pendopo, tak ada protokol berlapis. Hanya sebuah rumah, karpet hangat yang ditata seadanya, dan obrolan yang mengalir hangat di antara secangkir kopi dan kue bolu dan brownies cake.

 

Di kediaman Ketua SMSI Kabupaten Lahat, Minggu malam (05/04/2026), sejumlah insan media siber berkumpul. Mereka datang bukan sekadar memenuhi undangan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), tapi membawa satu hal yang sama: kegelisahan tentang arah jurnalisme hari ini.

 

Beberapa hari sebelumnya, mereka baru saja dilantik di Pendopoan Rumah Dinas Bupati. Suasana formal, penuh seremoni. Namun malam ini berbeda. Lebih jujur. Lebih apa adanya.

 

Ketua SMSI Lahat, Muchtarim, duduk di tengah-tengah anggota. Tak berjarak. Ia tahu betul, tantangan yang dihadapi organisasi ini bukan hanya soal program kerja, tapi soal menjaga marwah profesi di tengah zaman yang kian bising.

Baca Juga :  Terkait Program Kartu Pra Kerja Berikut Keterangan Kadisnaker Lahat

 

“Sekarang ini, semua orang bisa jadi ‘media’. Tapi tidak semua bisa menjaga tanggung jawabnya,” ucapnya pelan, namun terasa menekan.

 

Kalimat itu seperti mewakili keresahan banyak yang hadir. Di luar sana, informasi beredar liar. Batas antara fakta dan opini kian kabur. Bahkan, tak jarang profesi wartawan ikut tercoreng oleh praktik-praktik yang jauh dari idealisme.

 

Di ruang sederhana itu, pembahasan demi pembahasan mengalir. Bukan hanya soal agenda tahunan atau kemitraan dengan pemerintah, tapi juga tentang bagaimana bertahan sebagai media yang tetap waras—di tengah derasnya arus klik, sensasi, dan kepentingan.

Baca Juga :  Kasatlantas Himbau Tetap Waspada Longsor Di Jalur Tanjung Mulak

 

Ada yang bicara soal tekanan lapangan. Ada yang mengungkap sulitnya menjaga independensi. Ada pula yang hanya diam, tapi matanya menyiratkan hal yang sama: ini bukan pekerjaan mudah.

 

Namun di balik semua itu, ada tekad yang perlahan menguat. Rakerda ini bukan sekadar rapat. Ia menjadi ruang untuk saling menguatkan, mengingatkan kembali alasan awal memilih jalan sebagai jurnalis—menyampaikan kebenaran, bukan sekadar mengejar perhatian.

 

Di akhir pertemuan, tak ada tepuk tangan panjang. Hanya anggukan, saling pandang, dan kesepahaman yang tumbuh diam-diam.

 

Dari rumah sederhana itu, SMSI Lahat memulai langkahnya. Bukan dengan janji besar, tapi dengan kesadaran: bahwa menjaga integritas di era digital adalah perjuangan yang tidak pernah benar-benar selesai.

Berita Terkait

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir
SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”
PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL
Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:11 WIB

Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:43 WIB

SP3 RA Digugat Keras, Kuasa Hukum Pertanyakan Logika Penyidik: “Kalau Bukti Cukup, Kenapa Perkara Dihentikan?”

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

Datun Kejari Lahat Selamatkan Uang Rakyat Rp1,6 Miliar, Pemkab Lahat Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terbaru