Belum Sempat Beri Keterangan Ujang Hembuskan Napas Terakhir

- Jurnalis

Selasa, 12 Februari 2019 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT,  Detiksriwijaya – Ujang (40) warga Kelurahan Pasar Bawah, Kota Lahat korban pembegalan yang dilakukan dua orang yang berpura pura menjadi penumpangnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Lahat.

Kejadian menimpa lelaki yang sehari harinya bekerja sebagai tukang ojek pangkalan ini pada Senin,  (12/02/2019) sekira pukul 05.00 WIB tepatnya di Jalan Lintas Sumatera (bawah masjid Al-Mutaqin) Kota Lahat.

Akibat dari kejadian ini, selain kehilangan motor, korban juga harus menderita luka-luka dikepalanya akibat dipukul dengan senjata tajam milik pelaku.

Informasi terangkum, korban dalam kondisi lemah merintih meminta tolong kebetulan warga yang melintas langsung melihat sumber suara dan melihat korban sudah dalam keadaan lemah.

Baca Juga :  Terkait Oknum ASN Tertangkap Narkoba, Begini Kata Kapolres Dan Sekda Lahat

Selanjutnya, warga yang melihat langsung memanggil warga sekitar dan angsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Aparat kepolisian Polres Lahat yang mendapat informasi, meluncur ke TKP lalu bersama warga melarikannya ke rumah sakit untuk menjadi perawatan medis.

Namun sayang, setelah menjalani perawatan kurang lebih 11 jam sekira pukul 16.00 WIB korban tak bisa terselamatkan diduga akibat hantaman benda tumpul kebagian vital korban yakni kepala.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK dibincangi membenarkan perihal kejadian tersebut. Lebih lanjut, dikatakan orang nomor satu di Polres Lahat ini akibat benturan benda tumpul serius dibagian kepala korban nyawanya tak bisa terselamatkan.

Baca Juga :  Sembunyikan Narkoba Di Potongan Bambu, Opi Akui BB Sabu Dan Ganja Miliknya

“Korban sempat mendapat perawatan medis serius, dan sekira pukul 16.00 WIB nyawa korban tak tertolong diduga kuat akibat hantaman benda tumpul dibagian kepala, ” Sampainya.

Lanjut Kapolres, pihaknya sudah mendatangi TKP dan korban saat masih dirawat namun korban belum bisa memberikan keterangan ke pihaknya. Kepolisian Polres Lahat masih bekerja dan mencari bukti penunjang lainnya.

“Namun kita sudah menerima laporan polisi, dan kita masih melakukan penyelidikan mencari bukti bukti pendukung untuk mengungkap dan mudah mudahan pelaku cepat kita temukan, ” Pungkasnya.  Ds01

Berita Terkait

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar
Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar
Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan
Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri
Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah
Dinas Perikanan Lahat Bantah Mentah-mentah Isu Pengadaan Fiktif, Sebut Kontraktor Telat Bangun Kolam Jadi Pangkal Kekisruhan Program
PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian
Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Datun Kejari Lahat Bergerak! Ahmad Muzayyin Pimpin Misi Pulihkan Kerugian Daerah Rp2,18 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Dari Tebat Mbahangan, Bursah Merancang Ikon Agrowisata Baru Lahat: 500 Ribu Benih Ikan Siap Ditebar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Bupati Lahat Pastikan Proyek Puskesmas Pagar Gunung Sudah Diaudit BPK, Temuan Rp21 Juta Telah Dikembalikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:06 WIB

Dari Belitang untuk Lahat: Pelatihan Perikanan yang Berujung pada Penilaian Bupati oleh Kemendagri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Dinas Perikanan Lahat Perkuat BBI Kota Agung dan SDM Pembudidaya, Dorong Kemandirian Perikanan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:48 WIB

PT. LPPBJ Berhenti Beroperasi, Ribuan Warga Merapi Selatan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:33 WIB

Dari Lapangan Rindam II/Sriwijaya, 475 Sarjana Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:13 WIB

PT DAM Mangkir Mediasi, Warga Soroti Tidak Ada Konsultasi Publik UKL-UPL dan AMDAL

Berita Terbaru